Saat menggeruduk, massa sempat meminta para jemaah yang melakukan ibadah membubarkan diri. Pasalnya, tanah musala tersebut adalah tanah sengketa.
Saat menggeruduk, massa sempat meminta para jemaah yang melakukan ibadah membubarkan diri. Pasalnya, tanah yang akan didirikan rumah ibadah tersebut adalah tanah sengketa.
"Tanah yang didirikan rumah ibadah tersebut adalah tanah sengketa. Dari 5 ahli waris, ada 2 ahli waris yang tidak setuju dengan dibangunnya rumah ibadah tersebut," kata salah satu tokoh masyarakat, Muhammad Kusnan kepada wartawan, Minggu . Selain karena tanah sengketa, warga juga khawatir jika rumah ibadah tersebut menjadi tempat untuk mengajarkan ajaran radikal. Karena, saat ditanya, para jemaah tidak bisa menjawab apa aliran dari rumah ibadah tersebut.
Warga yang sempat bersitegang ini kemudian didamaikan oleh petugas kepolisian dan Camat Sukodadi yang datang ke lokasi. Di hadapan warga, Camat Sukodadi Ali Murtadho mengatakan, sesuai dengan fatwa dari FKUB, tempat ibadah yang masih dalam sengketa tidak diperkenankan untuk dipakai ibadah apapun bentuknya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Warga Lamongan Desak Musala yang Berdiri di Atas Tanah Sengketa DitutupWarga Lamongan menggeruduk sebuah musala. Mereka meminta musala yang berada di atas tanah sengketa tersebut ditutup. via detik_jatim
Baca lebih lajut »
Ratusan Warga Padati Makam Sunan Giri saat Ikuti Tradisi Malam SelaweMakam Sunan Giri dipadati warga saat tradisi malam selawe menjelang hari ke-25 Ramadan untuk beribadah dan mengharapkan berkah malam Lailatul Qadar
Baca lebih lajut »
RS Ubaya Membuka Fasilitas Perawatan Warga Lansia Saat Libur LebaranRumah Sakit Universitas Surabaya menyediakan tempat perawatan khusus bagi warga lansia selama masa mudik Lebaran. Selain makanan, warga lansia juga akan mendapat pelayanan kesehatan lain. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Rumah Warga di Kuningan Kebakaran saat Waktu Sahur |Republika OnlineKerugian akibat kebakaran rumah itu diperkirakan lebih dari seratus juta rupiah.
Baca lebih lajut »
Takut Teror KKB, Warga Tinggalkan RumahTakut dari gangguan kelompok kriminal bersenjata (KKB), warga saat ini berada di Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.
Baca lebih lajut »
Antisipasi DBD, Warga Medan Johor Minta Dilakukan Fogging dan Pembongkaran ParitWarga Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, mengeluhkan tentang terdapatnya sejumlah kasus demam berdarah (DBD) di wilayah tersebut. Pasalnya saat ini, penyakit DBD yang mulai menjangkit sejumlah warga cukup dikhawatirkan oleh warga lainnya.
Baca lebih lajut »