Gunun selaku perwakilan ahli waris mengatakan warga bukan menutup tol, namun menduduki hak atau tanahnya.
Perwakilan ahli waris dan warga menutup ruas tol Jatikarya Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu , lantaran kesal tak kunjung dibayar hak atau ganti rugi lahannya.
Bahkan kendaraan petugas jalan tol Cimanggis-Cibitung yang mencoba memaksa melintas diusir warga dan ahli waris hingga akhirnya memutar balik kendaraannya karena khawatir terjadinya perselisihan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ahli Waris akan Dibayar, Aksi Warga Tutup Pintu Tol Jatikarya Diakhiri |Republika OnlinePada pukul 17.54 WIB, barier yang menutup Tol Cimanggis-Cibitung dibuka warga.
Baca lebih lajut »
Ahli Waris Lahan Jatikarya Hari Ini Gelar Aksi Tutup Tol Cimacis |Republika OnlineSebanyak 80 ahli waris yang tanahnya sudah dibangun tol, menggelar aksi pada Rabu.
Baca lebih lajut »
Kuasa Hukum: Ahli Waris Bukan Tutup Tol Cimacis, Tetapi Duduki Tanahnya |Republika OnlinePuluhan warga yang tanahnya kini dibangun tol tapi belum dapat ganti rugi gelar aksi.
Baca lebih lajut »
Blokade Gerbang Tol Jatikarya, Ahli Waris Lahan Tol Masih Bertahan hingga Rabu SoreAhli waris yang juga pemilik lahan di ruas tol Cimanggis-Cilincing di Gerbang Tol Jatikarya masih bertahan di lokasi tempat mereka berunjuk rasa.
Baca lebih lajut »
Bentuk Pertahanan Ahli Waris di Tol Jatikarya, Bangun Gubuk dan Bakar Ban untuk Tuntut Ganti RugiPara ahli waris membangun gubuk yang melintang di jalan tol tersebut. Gubuk itu digunakan sebagai tempat berteduh di tengah teriknya matahari Bekasi.
Baca lebih lajut »
Dewan Tanggapi Aksi Warga Tutup Tol Cimanggis-Cibitung karena Lahan Belum Dibayar |Republika OnlineAhli waris Jatikarya menggelar aksi menutup pintu tol karena belum dapat ganti rugi.
Baca lebih lajut »