Viral video warga membawa celurit melabrak kantor kecamatan di Bangkalan. Peristiwa itu terjadi akibat salah paham saat pelipatan surat suara Pilkades.
Tangkapan video viral sejumlah warga labrak kantor kecamatan di Bangkalan membawa celurit. Kerumunan orang membawa celurit melabrak kantor kecamatan di Bangkalan viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi karena salah paham saat pelaksanaan pelipatan surat suara Pilkades.
Kapolsek Tanjung Bumi AKP Ferry Riswantoro menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi Kamis di Desa Tagungguh, Tanjung Bumi. Sejumlah warga membawa celurit itu memang mendatangi kantor kecamatan karena salah paham atau miskomunikasi.ADVERTISEMENTSebelumnya beredar sebuah video protes warga dengan membawa sejumlah sajam. Dalam video itu ditulis"1.500 surat suara dicoblos".Ferry menegaskan bahwa video itu memuat narasi bohong alias hoaks."Tidak, itu hoaks," katanya.
Dia pun menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan surat suara itu adalah pemusnahan yang sebelumnya sudah masuk dalam berita acara dan sudah dilaporkan ke Polres Bangkalan. "Pemusnahan surat suara bukan karena sudah dicoblos, tapi kemarin ada sejumlah surat suara yang tidak terpakai dimusnahkan. Sudah dibuatkan berita acara, bahkan sudah dilaporkan ke Polres Bangkalan," terangnya.
Sementara salah seorang warga bernama Abdul Razak mengaku protes itu disebabkan cekcok dua pendukung calon kepala desa.Peristiwa cekcok itu menurutnya terjadi pada saat pelipatan surat suara yang sempat diduga tidak lengkap.Kapolsek Tanjung Bumi pun memastikan bahwa saat ini kondisi warga sudah kondusif dan sudah ditengahi.Ramai! 5.000 Lebih Pendukung Hadiri Konsolidasi PDIP Jatim
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tegang! Puluhan Warga Bercelurit Labrak Kantor Kecamatan di BangkalanVideo menegangkan kerumunan warga membawa celurit viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Bangkalan.
Baca lebih lajut »
Pilkades Serentak di Malang Diikuti 172 Calon, Potensi Konflik DiantisipasiSebanyak 56 desa di Kabupaten Malang akan menggelar pilkades serentak gelombang kedua. Ratusan calon akan berebut posisi kepala desa. Potensi konflik horizontal dalam pilkades serentak itu pun diantisipasi. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Dua Desa di Sukoharjo Bakal Gelar Pilkades PAWDesa Gadingan, Kecamatan Mojolaban dan Desa Gentan, Kecamatan Bulu bakal menggelar pemilihan kepala desa pengganti antar waktu (Pilkades PAW) dalam waktu dekat ini. Pemilihan kepala desa pengganti antar waktu digelar karena kepala Desa Gadingan dan Gentan meninggal dunia.
Baca lebih lajut »
Edarkan Sabu-Sabu Lewat Bola Mainan, Pria di Bangkalan DiringkusSeorang pria berinisial AP bertransaksi narkoba lewat bola plastik mainan untuk mengelabui polisi.
Baca lebih lajut »
Cegah Perjudian di Pilkades Serentak, Polres Malang Bentuk Tim Sapu Bersih | merdeka.comTim Sapu Bersih (Saber) Judi Polres Malang dilantik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2023 di Kabupaten Malang. Tim dibentuk guna mengawasi potensi terjadinya praktik perjudian saat pelaksanaan Pilkades serentak.
Baca lebih lajut »
Cegah Praktik Judi di Pilkades Serentak, Polres Malang Bentuk Tim SaberPolres Malang melantik Tim Sapu Bersih (Saber) Judi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2023 di aula RM Bojana Puri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang
Baca lebih lajut »