wapres berharap pesantren bisa menerapkan protokol kesehatan sambil membuka KBM.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pesantren lebih aman dibandingkan sekolah umum, dalam menerapkan kebijakan tatanan normal baru ketika membuka kembali kegiatan belajar dan mengajar di masa pandemi, karena menerapkan sistem asrama. "Di pesantren itu lebih aman daripada sekolah. Kalau sekolah itu kan bolak-balik, pulang ke rumah, pergi lagi ke sekolah, di jalan juga.
"Sebelum santri masuk, pesantren sudah disterilkan dahulu. Kemudan santri yang akan masuk harus dites PCR supaya aman. Supaya aman, mereka tidak boleh keluar dari pesantren, serta dibatasi orang dari luar untuk menjenguk," jelasnya. "Kami akan membicarakan soal protokol kesehatan untuk normal baru di pesantren itu mungkin besok Rabu . Prinsipnya, kami ingin agar pesantren bisa kembali berkegiatan, tetapi tidak menjadi pusat penularan baru Covid-19," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wapres: Pesantren lebih aman terapkan normal baru daripada sekolah'Sebelum santri masuk, pesantren sudah disterilkan dahulu. Kemudan santri yang akan masuk harus dites PCR supaya aman. Supaya aman, mereka tidak boleh keluar dari pesantren, serta dibatasi orang dari luar untuk menjenguk,' jelas Wapres.
Baca lebih lajut »
Santri Wajib Tes PCR, Wapres: Pesantren di Era New Normal Harus AmanMa'ruf Amin menyebutkan pesantren yang akan kembali berkegiatan di era kenormalan baru atau new normal harus dipastikan aman dari Covid-19.
Baca lebih lajut »
Wapres Pastikan Jamaah Haji 2020 Prioritas Berangkat 2021 |Republika OnlinePenundaan keberangkatan jamaah haji Indonesia demi alasan keamanan.
Baca lebih lajut »
Wapres Ma'ruf Amin: Mungkin Sekolah Dibuka Bertahap, SD TidakWapres Ma'ruf Amin mencontohkan siswa yang masuk setengah dari kapasitas sekolah untuk SMP dan SMA.
Baca lebih lajut »
Wapres jelaskan pertimbangan pembatalan keberangkatan haji 2020'Memang belum ada pemberitahuan (pembatalan) resmi dari pihak Arab Saudi, dan tidak mungkin juga (karena) jaraknya sudah pendek. Memberangkatkan lebih dari 210 ribu jemaah dengan persiapan yang pendek itu tidak mungkin,' kata Wapres.
Baca lebih lajut »
Wapres: Hak Jamaah Calon Haji Tetap UtuhWapres: Hak Jamaah Calon Haji Tetap Utuh. Para calon jemaah tetap bisa memperoleh haknya untuk beribadah haji tahun depan. “Namun kalau dia mau menarik dananya, saya kira itu hak jamaah,” ungkap Wapres.
Baca lebih lajut »