Pence meminta penyelidikan pemakzulan Trump dihentikan.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence memberikan pembelaan penuh terhadap seruan Presiden Donald Trump agar urusan mantan wakil presiden Joe Biden dan putranya dengan Ukraina diselidiki, Kamis . Dia mengatakan warga Amerika berhak mengetahui faktanya.
Dalam percakapan telepon pada Juli, Presiden Donald Trump menekan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk menyelidiki Biden, wakil Partai Demokrat dalam bursa calon presiden dan putranya Hunter. Permintaan itu menjadi fokus penyelidikan pemakzulan yang dimotori Demokrat di parlemen. Pence, yang masih bungkam saat kontroversi politik mencuat, berpihak kuat kepada Trump dalam pernyataannya."Pendahulu saya memiliki putra yang dibayar 50 ribu dolar AS per bulan untuk menjadi dewan di Ukraina bersamaan dengan wakil presiden Biden memimpin upaya pemerintahan Obama di Ukraina, Saya rasa layak diselidiki. Dan presiden membuatnya sangat jelas ia yakin negara-negara di dunia juga harus menyelidikinya," kata Pence.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Putin Bela Trump di Skandal Telepon Berujung Upaya PemakzulanPresiden Rusia, Vladimir Putin, menganggap lumrah isi percakapan telepon yang menyeret Presiden AS, Donald Trump, ke dalam upaya pemakzulan.
Baca lebih lajut »
Dilelang, 25 Mobil Mewah Hasil Korupsi Wapres Guinea KhatulistiwaSejumlah 25 mobil balap mewah hasil korupsi wakil presiden Guinea Khatulisiwa dilelang.
Baca lebih lajut »
Wapres JK lakukan kunjungan kerja ke Jawa TimurWakil Presiden Jusuf Kalla bertolak ke Provinsi Jawa Timur untuk melakukan kunjungan kerja ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo dan Islamic Center ...
Baca lebih lajut »
Wapres dukung Pesantren Gontor tingkatkan ekonomi syariahWakil Presiden Jusuf Kalla mendukung Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor untuk ikut meningkatkan kegiatan perekonomian syariah dengan mengajarkan ilmu ...
Baca lebih lajut »
Wapres resmikan Pusat Studi Ekonomi Islam dan menara Masjid GontorWakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan Gedung Pusat Studi Ekonomi Islam Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Menara Baru Masjid Jami&39; Pondok Modern ...
Baca lebih lajut »