Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Saham Perbankan

Indonesia Berita Berita

Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Saham Perbankan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 66 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 59%

Investor Wall Street menyambut baik pelonggaran regulasi perbankan yang diumumkan Federal Deposit Insurance Commission.

Dow Jones naik 1,2 persen ke 25.745,6, indeks S&P 500 naik 1,1 persen ke 3.083,76, Nasdaq naik 1,1 persen ke 10.017.

Komisi Penjamin Simpanan Federal AS melonggarkan peraturan terkait investasi ke lembaga-lembaga investasi seperti modal ventura . Bank-bank juga tidak diwajibkan menyiapkan dana untuk transaksi derivatif antar lembaga terafiliasi. Bank of America, JPMorgan Chase, Citigroup dan Wells Fargo naik lebih dari 3 persen. Goldman Sachs naik 4,6 persen dan Morgan Stanley menguat 3,9 persen. The Fed akan mengumumkan hasilHasil stress test menunjukkan beberapa bank hanya memenuhi kecukupan modal minimal. Bank-bank ini diminta untuk menghentikan sementara program repo dan menjaga pembayaran dividen tetap di level sekarang. Saham-saham perbankan yang sebelumnya menguat, berbalik melemah pada perdagangan saham berjangka .

Di awal perdagangan, bursa AS sempat terkoreksi setelah AS melaporkan rekor kasus baru Covid-19, sebanyak 45.000 lebih kasus dalam sehari pada Rabu lalu. Pada hari Kamisnya, Florida melaporkan 5.004 kasus baru, turun dari titik tertinggi 5.508 pada Rabu, tetapi masih tinggi di angka 5.000an. Kasus baru di Arizona naik 5,1 persen, padahal rata-rata 7 hari sebelumnya hanya 2,3 persen.

Kementerian Tenaga Kerja AS melaporkan 1,48 juta warga AS kehilangan pekerjaan dalam seminggu, minggu lalu. Angka ini lebih tinggi daripada ekspektasi pasar sebesar 1,35 juta.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Wall Street Menguat, Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi BaruWall Street Menguat, Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi BaruNasdaq menandai penutupan tertinggi kedua sepanjang masa berturut-turut untuk acuan teknologi-berat dan kenaikan harian kedelapan beruntun.
Baca lebih lajut »

Wall Street Ditutup Menguat, Trio Raksasa Teknologi Ukir Rekor BaruWall Street Ditutup Menguat, Trio Raksasa Teknologi Ukir Rekor BaruBursa Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Selasa (23/6/2020). Saham-saham teknologi kembali menopang pergerakan Wall Street.
Baca lebih lajut »

Wall Street Menguat, Nasdaq Capai Rekor |Republika OnlineWall Street Menguat, Nasdaq Capai Rekor |Republika OnlineSaham perusahaan teknologi mendorong Nasdaq mencapai rekor penutupan tertinggi.
Baca lebih lajut »

Saham-Saham Wall Street Suram Diterpa Isu PenganggguranSaham-Saham Wall Street Suram Diterpa Isu PenganggguranSebagian besar saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih rendah pada pembukaan perdagangan.
Baca lebih lajut »

Wall Street Turun Tajam Terimbas Peningkatan Kasus Covid-19Wall Street Turun Tajam Terimbas Peningkatan Kasus Covid-19'Hari ini, akhirnya hari pasar berdamai dengan fakta bahwa meningkatnya kasus covid-19 dapat berarti pemulihan yang lebih lambat dalam perekonomian.'
Baca lebih lajut »

Mengingat |em|Black Wall Street|/em| dan Kesenjangan Ekonomi Antarras |Republika OnlineMengingat |em|Black Wall Street|/em| dan Kesenjangan Ekonomi Antarras |Republika OnlineAngka pengangguran warga kulit hitam hampir dua kali lipat warga kulit putih.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 09:45:03