Video menunjukkan polisi bernama Derek Chauvin menekan leher Floyg hingga meninggal
REPUBLIKA.CO.ID, MINNEAPOLIS -- Wali Kota Minneapolis Jacob Frey mengatakan polisi yang mencekik George Floyd dengan kakinya harus didakwa. Dalam video yang tersebar di media sosial petugas polisi Derek Chauvin menekan lututnya ke leher Floyd.
Laki-laki kulit hitam itu meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit. Dalam video yang direkam oleh orang lewat terdengar suara Floyd yang mengatakan ia tidak bisa bernapas. "Dalam 36 jam terakhir saya bergulat dengan satu pertanyaan fundamental: Mengapa pria yang membunuh George Floyd tidak dipenjara," kata Frey yang berkulit putih, Kamis . Chauvin tidak bergerak selama hampir delapan menit walaupun Floyd sudah berhenti berbicara dan bergerak. Satu hari setelah Floyd meninggal dunia, Chauvin dan tiga petugas polisi lainnya dipecat. "Saya tidak melihat adanya ancaman, saya tidak melihat sinyal tindakan kekerasan itu diperlukan," tambah Frey. Walaupun Chauvin dan rekan-rekannya sudah dipecat tapi amarah warga tetap meledak setelah video penangkapan dan pencekikan Floyd tersebar di media sosial. Pada Selasa pengunjuk rasa berjalan lebih dari dua mil menuju kantor polisi. Sejumlah properti polisi dirusak dan terjadi bentrokan antara polisi antihuru hara yang menembakkan gas air mata ke arah demonstran. Di bagian kota yang sama bentrokan kembali pecah pada Rabu . Beberapa pengunjuk rasa melemparkan batu dan botol minum ke polisi. Helikopter berita menunjukkan kericuhan di dekat beberapa toko seperti Target, Cub Food, dan toko otomotif. Tidak ada bukti polisi melakukan intervensi. Unjuk rasa juga terjadi di jalanan dekat rumah Chauvin. Seorang petugas polisi memberitahu pengunjuk rasa, Chauvin tidak berada di sana. Sebuah cat warna merah ditumpahkan di jalan pintu rumahnya. Seseorang juga menulis 'pembunuh' dengan kapur di dekat tumpahan cat itu. Sebelum Frey menuntut dakwaan sudah banyak warga, aktivis, dan selebritas yang menuntut keadilan untuk Floyd. Namun masyarakat dan keluarga Floyd mungkin butuh waktu berbulan-bulan jika bukan tahun hingga penyelidikan selesai. Pengacara keluarga Floyd dan aktivis hak sipil, Benjamin Crump, meminta unjuk rasa digelar dengan damai. "Kami tidak bisa tenggelam ke tingkat penindas kami dan kami tidak boleh membahayakan orang lain selama pandemi. Kami akan menuntut dan pada akhirnya mendorong perubahan abadi dengan menyinari perlakukan mengerikan dan tidak dapat diterima dan memenangkan keadilan," kata Crump. Baca Juga sumber : AP BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wali Kota Bekasi Izinkan Salat Jumat dan Restoran Untuk Beroperasi Lagi, Ini Syaratnya - Tribunnews.comRahmat Effendi mengizinkan restoran kembali dibuka.warga Bekasi yang berada di Zona Hijau Covid-19 Diizinkan menggelar salat Jumat di masjid.
Baca lebih lajut »
Waki Wali Kota Yogya Keluhkan Kebijakan Mudik Tak TerpusatSejumlah daerah menerapkan kebijakan sendiri terkait mobilitas pemudik di arus balik, karena ketiadaan kebijakan bersama secara nasional.
Baca lebih lajut »
Covid-19 Masih Marak, Wali Kota Tangerang Minta Pemudik Tak Kembali'Kita imbau yang sudah pulkam (pulang kampung) untuk tidak kembali,' kata Arief, Rabu.
Baca lebih lajut »
IDI Makassar: Kebijakan Pj Wali Kota Abaikan Perjuangan Tenaga MedisIkatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar menyesalkan kebijakan Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf yang terkesan...
Baca lebih lajut »
