Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi angkat bicara terkait Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). WaliKotaMedanKenaOTTKPK
Edy tak berkomentar banyak dan menyerahkan semuanya kepada proses hukum yang sedang berjalan. “Biarkan hukum yang menentukan. Saya yakin kalau ada asap pasti ada api,” ujar Edy di sela-sela kegiatannya di Universitas Sumatera Utara , Rabu .Berita Terbaru Soal Biduan Organ Tunggal Tewas Dikeroyok dan Dilempari Batu
“Biarkan pihak hukum melakukan seobjektif mungkin. Kami prihatin. Untuk itu, sama-sama kami doakan,” jelasnya. Eldin adalah kepala kabupaten/kota kedua di Sumut di era Edy Rahmayadi yang terjerat KPK. Sebelumnya, Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap juga tertangkap dalam OTT KPK dan sudah divonis 7 tahun penjara.
Edy menjelaskan sudah sering mengingatkan seluruh kepala kabupaten/kota untuk tidak melakukan tindakan korupsi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wali Kota Medan kena OTT, Wakil Wali Kota menangisWakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengaku terkejut saat mendengar informasi terkait Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin terjaring operasi tangkap tangan ...
Baca lebih lajut »
Wakil Wali Kota Medan Menangis Wali Kotanya Kena OTT KPKWali Kota Medan terjaring OTT KPK.
Baca lebih lajut »
Wali Kota Ditangkap, Wakil Wali Kota Mengaku Belum Tahu Apa-ApaWakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengaku tidak tahu menahu kasus yang menimpa Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin yang tertangkap KPK dalam OTT Selasa (15/10) malam.
Baca lebih lajut »
Kejar-kejaran OTT, Staf Wali Kota Medan Seruduk Tim KPKPria berinisial And, staf Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, kabur dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Staf Wali Kota Medan juga hendak menabrak tim KPK saat melakukan OTT. OTTKPK WaliKotaMedan
Baca lebih lajut »
OTT Wali Kota Medan, KPK Sita Rp 200 Juta Uang Setoran dari Anak BuahPenyidik KPK mengamankan uang berjumlah lebih dari Rp 200 juta dalam serangkaian OTT. Diketahui, tujuh orang diamankan dalam serangkaian OTT itu salah satunya Wali Kota Medan Dzulmi Eldin - Nasional
Baca lebih lajut »