Wali Kota Depok Kritik Wacana ASN Boleh Kerja di Rumah

Indonesia Berita Berita

Wali Kota Depok Kritik Wacana ASN Boleh Kerja di Rumah
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 63 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 63%

Kalaupun wacana ini direalisasikan kontrolnya harus kuat.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Sistem kinerja Aparatur Sipil Negara rencananya akan dibuat fleksibel dalam menyelesaikan pekerjaannya atau bisa diselesaikan di rumah. Mencontoh perusahaan rintisan , Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi membuka kemungkinan bahwa ASN di masa depan bisa bekerja dari rumah dengan bantuan teknologi digital.

Apabila nantinya disahkan aturan tersebut akan berimbas ke seluruh penjuru Indonesia. Bagaimana tanggapan pemangku jabatan di wilayah terkait rencana tersebut? Wali Kota Depok, Mohammad Idris menuturkan ide dari KemenpanRB itu memerlukan pertimbangan terutama masukan dari berbagai pihak termasuk masyarakat.

Baca Juga "Ini kan baru wacana, kita tunggu saja pertimbangannya seperti apa. Tapi, kalaupun direalisasikan kontrolnya harus kuat," ujar Idris di Balai Kota Depok, Jumat . Kontrol sebuah kebijakan, dicontohkannya seperti Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi yang memiliki indikator, atau tolak ukur keberhasilan kinerja didasarkan oleh orientasi pada hasil kerja bukan sekedar absensi."Semisal dulu, pegawai BPPT memang ada standard indikator capaian misalkan sebulan harus menghasilkan ini. Itu merupakan orientasi pada hasil kerja. Bukan kepada sekedar absensi," tuturnya.

Sehingga ditegaskannya, wacana tersebut harus dikaji dengan tepat. Diakuinya, sistem bekerja fleksibel dengan permodelan start up telah diadopsi oleh perusahaan-perusahaan luar negeri."Nah ini sedang dikaji, dibahas, masukan juga termasuk psikologisnya, dari sisi psikologis mungkin beda," pungkas Idris.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Wali Kota Depok Kritik Wacana Bentuk Provinsi Bogor RayaWali Kota Depok Kritik Wacana Bentuk Provinsi Bogor RayaAlangkah baiknya Bogor menyelesaikan terlebih dahulu permasalahan yang masih muncul.
Baca lebih lajut »

Muncul Spanduk Sindiran soal Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Ini Respons Wali Kota DepokMuncul Spanduk Sindiran soal Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Ini Respons Wali Kota DepokTerpasang spanduk yang bertuliskan 'Selamat Datang Agustus Ayo Pasang Bendera Merah Putih Bukan Pasang Lagu di Lampu Merah'.
Baca lebih lajut »

Heboh, Spanduk Sindir Wali Kota Pasang Lagu di Lampu Merah DepokHeboh, Spanduk Sindir Wali Kota Pasang Lagu di Lampu Merah DepokSebuah spanduk di jalan Margonda Raya menyita perhatian masyarakat karena menyindir rencana Wali Kota Mohammad Idris pasang lagu di lampu merah Depok.
Baca lebih lajut »

Heboh, Spanduk Sindir Wali Kota Pasang Lagu di Lampu Merah DepokHeboh, Spanduk Sindir Wali Kota Pasang Lagu di Lampu Merah DepokSebuah spanduk di jalan Margonda Raya menyita perhatian masyarakat karena menyindir rencana Wali Kota Mohammad Idris pasang lagu di lampu merah Depok.
Baca lebih lajut »

Wali Kota Depok minta masyarakat berpolitik santunWali Kota Depok minta masyarakat berpolitik santunWali Kota Depok Mohammad Idris meminta kepada semua pihak untuk berpolitik dengan kebersihan sikap dan kesantunan perilaku sehingga membawa suasana yang aman ...
Baca lebih lajut »

Wali Kota Depok Anggap Spanduk Sindir Lagu di Lampu Merah PolitisWali Kota Depok Anggap Spanduk Sindir Lagu di Lampu Merah PolitisWali Kota Depok, Mohammad Idris, menuduh sudah ada yang menyerangnya untuk Pilkada 2020.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 02:12:09