Direktur Eksekutif Walhi Riau Boy Jerry Even mengatakan sampai hari ini masyarakat tetap menolak dan masih bertahan di kampung-kampung mereka.
Direktur Eksekutif Walhi Riau Boy Jerry Even Sembiring mengatakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup mengenai rencana pembangunan proyek strategis nasional Rempang Eco City dan pabrik kaca baru disusun.
Boy mengatakan sampai hari ini masyarakat tetap menolak dan masih bertahan di kampung-kampung mereka. Ribuan warga itu tak terima harus angkat kaki dari tanah yang sudah ditinggali jauh sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaan. Mereka gigih mempertahankan tempat tinggalnya, meski aparat TNI-Polri dikerahkan agar warga Rempang setuju direlokasi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Walhi Riau Sebut Rencana Investasi di Pulau Rempang Sudah Disetujui Pemko Batam Sejak Tahun 2004Rencana investasi di Pulau Rempang sudah disetujui oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam sejak tahun 2004.
Baca lebih lajut »
Polda Kepri Pulangkan 200 Anggota Brimob Polda Riau dari Rempang, Ini AlasannyaPolda Kepulauan Riau telah memulangkan 200 personel Satuan Brimob Polda Riau.
Baca lebih lajut »
Berjasa Bagi Masyarakat Riau, Irjen Iqbal Terima Gelar Adat Datun Seri Jaya Perkasa Setia NegeriKapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal dianugerahi gelar adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau.
Baca lebih lajut »
Luhut Akui Dokumen AMDAL Proyek Rempang Eco-City Masih Diproses: Enggak Ada MasalahHarusnya, sebelum menetapkan sebuah kawasan harus dilakukan studi dan penelitian mengenai tingkat bahayanya.
Baca lebih lajut »
Prakiraan Cuaca 29 September 2023, Riau Dikepung HotspotBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampaikan prakiraan cuaca Jumat 29 September 2023. Riau dikepung hotspot.
Baca lebih lajut »
Syamsuar Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Riau, Ini Respons DPRDDPRD Riau telah menerima surat pengunduran diri Syamsuar sebagai gubernur Riau. Begini proses selanjutnya di dewan.
Baca lebih lajut »