Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi menjelaskan nasib eksekusi barang bukti uang Rp 546 miliar dalam kasus korupsi cessie Bank Bali yang melibatkan Djoko Tjandra. Bagaimana penjelasannya? DjokoTjandra
"Saya akan sampaikan bukti-bukti bahwa saat itu telah dilaksanakan eksekusi di Bank Permata. Bahkan perlu saya sampaikan saat itu pelaksanaan eksekusi diliput oleh rekan-rekan media di Bank Permata. Mungkin saat itu rekan-rekan media yang saat ini mungkin sudah tidak aktif atau ada yang masih aktif dan bahkan link beritanya ada," jelas Setia.
"Perlu saya sampaikan bahwa ini bukti surat perintah yang saya keluarkan untuk pelaksanaan eksekusi. Saya selaku kepala kejaksaan negeri telah memerintahkan anggota saya, salah satunya kepala seksi pidana khusus Saudara Sila Pulungan dan bahkan eksekusi pun saya ke Bank Permata saya ikut menyertai pelaksanaan eksekusi," imbuh dia.Setia Untung turut menunjukkan BAP pelaksanaan eksekusi yang disebutnya diteken pejabat Bank Permata saat itu.
"Perlu saya sampaikan bahwa eksekusi dilakukan oleh jaksa, uang sebesar Rp 546 M kurang lebih telah disetorkan melalui RTGS langsung ke kas perbendaharaan negara di Kemenkeu. Ini bukti setor yang telah disetorkan ke kas negara dan perlu saya sampaikan silakan saudara-saudara media mengecek ke Kemenkeu, apakah saya selaku kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan bohong melaksanakan eksekusi. Ini buktinya, silakan cek ke dirjen perbendaharaan negara," ucap Setia Untung.
"Kemudian ini bukti dari Bank Permata yang diserahkan kepada kami selaku eksekutor. Kemudian ini bukti jejak digital yang telah tersebar di berbagai link berita yang tidak mungkin akan terhapus. Kemudian ini salah satu beberapa publikasi detikFinance tanggal 29 Juni 2009, kemudian ini kompascom, ini detikFinance," imbuh dia.Setia Untung meminta masyarakat tak berspekulasi terlalu jauh. Dia tak ingin kejaksaan terus disudutkan.
"Demikian yang perlu saya sampaikan, terima kasih, mohon bantuan media untuk memberikan berita-berita yang positif walaupun saat ini kami sedang dilanda duka. Rekan-rekan telah meliput bagaimana begitu mencekamnya kantor kami diserang oleh api, tapi kami seluruh warga kejaksaan tetap semangat bahwa sampai kapanpun kami tidak akan kendor untuk melakukan penegakan hukum demi kecintaan NKRI," ucap Setia Untung.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jaksa Agung Diduga Tahu Kongkalikong Jaksa Pinangki dengan Djoko TjandraJaksa Agung Sanitiar Burhanuddin diduga mengetahui kepergian Jaksa Pinangki ke Malaysia untuk bertemu Djoko yang memiliki nama asli Joko Soegiarto Tjandra. jaksapinangki djokotjandra
Baca lebih lajut »
Jaksa Agung : Kebakaran Tak Hambat Penanganan PerkaraJaksa Agung ST Burhanuddin memastikan semua berkas penyidikan aman dan proses perkara di Kejaksan tidak akan mengalami hambatan.
Baca lebih lajut »
Besok, Jaksa Agung Berkantor di Badiklat RagunanSelain itu, Wakil Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan beserta staf juga berkantor di Badiklat Ragunan. Adapun Jaksa Agung Muda Intelijen dan staf berkantor di Badiklat Ceger.
Baca lebih lajut »
Gedung Kejagung Terbakar, Jaksa Agung dan Wakilnya Berkantor di Mana?Gedung utama Kejaksaan Agung terbakar. Gedung utama juga merupakan kantor Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, lalu di mana mereka akan berkantor? GedungKejagung
Baca lebih lajut »
Jaksa Agung: Kami Tetap Bekerja meski Gedung Habis TerbakarJaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin memastikan, pelayanan masyarakat dan kinerja Kejagung tidak terganggu pascakebakaran.
Baca lebih lajut »