Kontraktor asal China bakal membangun Jembatan Garuda di Pontianak, Kalimantan Barat. Begini desain jembatan sepanjang 700 meter tersebut.
Pembangunan jembatan ini diinisiasi oleh perusahaan lokal PT Kapuas Berkah Illahi yang bekerja sama dengan kontraktor China State Construction Overseas Development Shanghai.
Proyek jembatan ini bakal digarap dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha alias KPBU. Pembangunannya diklaim tanpa menggunakan APBN dan APBD.PT Kapuas Berkah Illahi menyiapkan dana investasi hingga Rp 1 triliun lebih untuk membangun jembatan.Jembatan ini dibangun dengan total bentangan 700 meter termasuk penataan jalan di sisi darat, bentang utamanya sendiri sepanjang 365 meter. Lebar jembatan akan dibuat sepanjang 30 meter.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
China Garap Jembatan di RI Nilainya Rp 1 T, Ini LokasinyaKontraktor asal China bakal membangun jembatan sepanjang 700 meter di Pontianak.
Baca lebih lajut »
Jembatan Rp 1 T yang Digarap China Namanya GarudaPontianak bakal punya jembatan baru yang melewati Sungai Kapuas. Jembatan ini diinisiasi PT Kapuas Berkah Illahi yang bekerja sama dengan kontraktor China.
Baca lebih lajut »
Begini Kira-kira Tampak Jembatan Garuda yang Digarap China di RIKontraktor asal China bakal membangun Jembatan Garuda di Pontianak, Kalimantan Barat. Begini desain jembatan sepanjang 700 meter tersebut.
Baca lebih lajut »
Jembatan Garuda Bakal Berbayar, Segini Kira-kira Tarifnya!Sebuah jembatan baru bakal dibangun di tengah-tengah Kota Pontianak. Jembatan ini bakal membentang 700 meter di atas Sungai Kapuas yang membelah Kota Pontianak.
Baca lebih lajut »
China Bakal Bangun Jembatan Rp 1 T di Pontianak, Begini 5 FaktanyaJembatan baru bakal dibangun melintasi Sungai Kapuas di tengah Kota Pontianak. Kontraktor asal China bakal jadi pihak yang membangun jembatan tersebut.
Baca lebih lajut »
China Makin Kuat di Laut China Selatan, Bagaimana RI Akan Menanggapinya?Pengamat mengatakan pemerintah Indonesia punya kepentingan untuk menarik investasi China, sehingga akan pengaruhi sikapnya terhadap China soal Laut China Selatan.
Baca lebih lajut »