Menurut Riza, salah satu cara yang paling efektif saat ini adalah melakukan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memprediksi, untuk mendapatkan vaksin virus corona Covid-19 kemungkinan membutuhkan waktu hingga tiga tahun.
"Bila ada 270 juta penduduk Indonesia, kalau sehari satu juta saja sudah hampir setahun. Pertanyaan selanjutnya, apakah bisa menyuntikkan satu juta satu hari," ucapnya. 2 dari 3 halamanAlasan Pilih Istilah PSBB Transisi Ketimbang New NormalSebelumnya, Ahmad Riza Patria juga mengungkapkan alasan Pemprov DKI lebih memilih menggunakan istilah pembatasan sosial berskala besar masa transisi daripada new normal atau keadaan normal baru.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Belum Ada Vaksin Covid-19, Wagub DKI: Tetap di RumahMeski negara maju menemukan vaksin, namun dibutuhkan waktu untuk uji coba dan proses produksi. Alhasil, Indonesia harus menunggu waktu lebih lama untuk mendapatkan vaksin.
Baca lebih lajut »
Wagub DKI Tegaskan Jakarta belum Aman dari Covid-19Riza menyebut, Jakarta belum aman dari virus korona atau covid-19. Virus masih terus menyebar. Selain itu belum ditemukan obat yang pasti serta vaksin bagi covid-19.
Baca lebih lajut »
Wagub DKI: Kami Gencar Lakukan Tes Covid-19 dan Lampaui Standar WHOWagub DKI menyatakan Pemprov DKI masih gencar melakukan pemeriksaan Covid-19.
Baca lebih lajut »
DKI Kerahkan 5.500 Personel untuk Awasi Protokol Covid-19 |Republika OnlinePara personel itu bertugas mengawasi penerapan protokol kesehatan Covid-19.
Baca lebih lajut »