Air di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri menyusut dan membuat kompleks makam yang biasanya tertutup air pun mulai terlihat dari tengah waduk.
Kompleks makam kuno yang muncul di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Air di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri menyusut pada musim kemarau tahun ini. Kompleks makam yang biasanya tertutup air pun mulai terlihat dari tengah waduk.
Jika air waduk surut seperti saat ini, ada jalan setapak yang bisa dilewati sepada motor hingga ke dekat kompleks makam.Jalan menuju kompleks makam ternyata dikelilingi lahan pertanian. Sebab saat air waduk menyusut, warga memanfaatkan lahan yang biasa tergenang air itu untuk bercocok tanam. Kompleks makam kuno yang muncul di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Senin . Foto: Muhammad Aris Munandar/detikJateng
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Meski Volume Menurun, Waduk Gajah Mungkur Masih Bisa Menyuplai Air ke 12 Kota dan KabupatenWaduk Gajah Mungkur masih bisa menyuplai air untuk pengoperasian Turbin PLTA Wonogiri, kebutuhan PDAM, industri, serta irigasi pertanian hingga pertengahan...
Baca lebih lajut »
Waduk Gajah Mungkur Dikembangkan Jadi Destinasi EkowisataWaduk Gajah Mungkur di Jawa Tengah dinilai potensial dikembangkan menjadi destinasi ekowisata. Penataan kawasan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dilakukan bertahap.
Baca lebih lajut »
PUPR: Penataan kawasan Waduk Gajah Mungkur selesai Desember 2023Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya menargetkan penataan kawasan Waduk Gajah Mungkur di Kabupaten ...
Baca lebih lajut »
Habiskan Rp 22,8 M, Penataan Waduk Terbesar di RI Ditarget Rampung Akhir 2023Pemerintah tengah mendorong percepatan penataan kawasan Waduk Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Baca lebih lajut »
Gajah Mungkur Reservoir is being developed into an ecotourism destinationThe Gajah Mungkur Reservoir in Central Java is considered to have the potential to be developed into an ecotourism destination. The area arrangement by the Ministry of Public Works and Public Housing is carried out in stages.
Baca lebih lajut »