Bila gabung dengan Jakarta, hak politik Depak dan Bekasi sebagai daerah otonom akan hilang. Walikotanya akan ditunjuk Gubernur DKi, bukan lagi dipilih langsung
DIREKTUR Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah Robert Endi Jaweng menilai wacana bergabungnya kota Depok dan Bekasi ke Provinsi DKI Jakarta akan membuka ruang polemik."Mereka mau enggak turun kelas, dari sekarang daerah otonom, DPRDnya ada, anggarannya ada, walikotanya dipilih, untuk kemudian hilang semua itu. Jadilah dia sebagai kota administrasif, nah itu turun kelas.
Sebaliknya bila memakai perspektif fiskal, tutur Robert akan ada peluang positif pada bidang ekonomi yang didapatkan kota Depok dan Bekasi bila bergabung dengan Jakarta."Orientasi mereka fiskal, menggiurkan uang Jakarta. Depok dan Bekasi banyak kontribusi untuk Jawa Barat tapi yang kembali ke mereka dikit, mereka membayangkan kalau mereka gabung ke Jakarta balik kontribusinya besar tapi hilang otonominya," imbuh Robert.
Robert lantas menawarkan opsi lain alih-alih dilakukannya penggabungan wilayah kota Bekasi dan Depok ke Provinsi DKI Jakarta hingga pemekaran kota Bogor menjadi provinsi baru, yakni dengan memperkuat kerja sama dan memperjelas komunikasi politik antarkepala daerah tersebut. "Buat saya kerja sama ini jadi opsi yang sangat mungkin, dilapisi dengan komunikasi politik antar pemimpin agar lebih terbuka hak dan kewajibannya untuk dibicarakan lebih jauh," jelasnya.
Meskipun demikian, Robert menilai apabila penggabungan kota Depok dan Bekasi ke Provinsi DKI Jakarta benar terealisasi, hal tersebut akan menjadi suatu persitiwa sejarah di tengah banyaknya daerah-daerah yang menginginkan melakukan pemekaran.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menilik Sejarah Bekasi dan Depok yang Diwacanakan Bakal Gabung ke Jakarta : Okezone NewsWacana bergabungnya Bekasi dan Depok ke dalam Provinsi Jakarta menuai pro dan kontra dari sejumlah pihak beberapa waktu belakangan ini - Megapolitan - Okezone News
Baca lebih lajut »
Komplotan Begal Sadis Depok Akhirnya DibekukKelompok begal sadis ini meresahkan warga Depok.
Baca lebih lajut »
Kapolda Bali Bicara Radikalisme di Gunadarma DepokAda kekhawatiran orang tua sampai ASN ikut terpapar paham radikal dan teroris.
Baca lebih lajut »
Smart City, Solusi Depok Menuju Kota MetropolisPemkot Depok menyatakan serius menjadi smart city dan metropolis.
Baca lebih lajut »
Mantan Kapolsek Pancoran Mas Depok Dianiaya Sopir AngkotAkibatnya mantan kapolsek tersebut mengalami luka di bibir dan wajah.
Baca lebih lajut »
Sekda tak Setuju Depok Gabung Propinsi Bogor RayaSekda Depok menilai lebih setuju bergabung dengan DKI Jakarta
Baca lebih lajut »