Wabah Antraks di Gunung Kidul Bisa Dicegah dengan 'One Health'

Indonesia Berita Berita

Wabah Antraks di Gunung Kidul Bisa Dicegah dengan 'One Health'
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 42 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 70%

Kematian tiga orang warga di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta setelah mengonsumi daging sapi yang mati karena penyakit antraks di Gunung Kidul menunjukkan belum dijalankannya pendekatan One Health. Kesehatan AdadiKompas

Petugas mencatat hewan kurban yang ada di tempat penampungan hewan kurban di kawasan Sungai Bambu, Jakarta Utara, Rabu . Suku Dinas KPKP Jakarta Utara menggencarkan pemeriksaan hewan kurban yang diperjualbelikan sejak Senin lalu. Pemeriksaan itu meliputi pemeriksaan antraks hingga penyakit kulit berbenjol atau Lumpy Skin Disease . Hingga saat ini, sudah ada 77 tempat penampungan yang didatangi Sudin KPKP Jakarta Utara untuk diperiksa. Saat ini tercatat baru 4.

Dengan demikian, edukasi ke masyarakat bahwa hewan yang sakit seharusnya tidak dikonsumsi itu jadi langkah pertama untuk pencegahan penyakit ini pada manusia. Kasus antraks pada manusia di Indonesia merupakan kejadian berulang, biasanya dimulai dari sapi sakit dan mati yang kemudian dagingnya dikonsumsi. Hampir selalu pemicunya itu.Bacillus anthracis

Kasus antraks telah dilaporkan sejak empat tahun terakhir di Gunung Kidul, yaitu pada tahun 2019, 2020 dan awal 2022. Kasus pertama suspek antraks dialami warga Dusun Jati, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Gunung Kidul pada 2 Juni 2023. Balai Besar Veteriner Wates pada 15 Juni 2023 juga menerima sampel-sampel tanah dari lokasi kematian ternak diduga antraks dan hasil uji laboratorium menunjukkan positif antraks pada sampel-sampel tanah yang diambil.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kemenkes: 93 Orang Positif Antraks di Gunung Kidul YogyakartaKemenkes: 93 Orang Positif Antraks di Gunung Kidul YogyakartaSetelah tahun lalu nihil, Gunung Kidul melaporkan pada tahun ini ada 93 orang positif antraks. Kemenkes tengah mencari tahu sumber penularannya.
Baca lebih lajut »

Belum Ditemukan Kasus Antraks, Pemkab Sleman Tetap Perketat Pengawasan TernakBelum Ditemukan Kasus Antraks, Pemkab Sleman Tetap Perketat Pengawasan TernakMerebaknya kasus antraks di kabupaten Gunung Kidul menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sleman.
Baca lebih lajut »

Keadaan Kiamat, Manusia Panik Melihat Gunung Berterbangan |Republika OnlineKeadaan Kiamat, Manusia Panik Melihat Gunung Berterbangan  |Republika OnlineTak ada satu pun dari gunung-gunung itu yang tersisa saat kiamat.
Baca lebih lajut »

[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Tiga Orang Meninggal karena Antraks dan Perlunya One Health[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Tiga Orang Meninggal karena Antraks dan Perlunya One HealthSejauh ini tercatat tiga orang di Gunungkidul meninggal akibat virus tersebut. Memang sejak lama kasus antraks menyerang berbagai daerah.
Baca lebih lajut »

Muntahkan Lava Pijar, Gunung Karangetang Alami 128 Gempa GuguranMuntahkan Lava Pijar, Gunung Karangetang Alami 128 Gempa GuguranGunung Karangetang, teramati masih memuntahkan lava pijar dari kawah utama. Gunung setinggi 1.784 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut, juga terekam Sindonews news .
Baca lebih lajut »

5 Tempat Makan Mie Ayam di Sekitar Alun-alun Kidul Yogyakarta5 Tempat Makan Mie Ayam di Sekitar Alun-alun Kidul YogyakartaSimak rekomendasi tempat makan mie ayam di sekitar alun-alun kidul Yogyakarta, harga mulai Rp 9.000, cocok untuk makan siang.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 07:53:42