Viral Video Nakes Bedakan Pasien BPJS Kesehatan, Dirut: Tak Boleh Diskriminasi!

Indonesia Berita Berita

Viral Video Nakes Bedakan Pasien BPJS Kesehatan, Dirut: Tak Boleh Diskriminasi!
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 58 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 68%

Pernyataan ini menanggapi video Tiktok tiga orang tenaga kesehatan (nakes) berisi konten perbedaan pelayanan kesehatan pasien BPJS dan pasien umum.

menyatakan, membeda-bedakan layanan kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan dengan pasien umum adalah bentuk diskriminasi.

Pernyataan ini menanggapi viralnya video tiga orang tenaga kesehatan berisi konten perbedaan pelayanan kesehatan pasien BPJS dan pasien umum di media sosialMenurut Ghufron, hal ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan. "Kalau membedakan diskriminasi bertentangan dengan peraturan pemerintah Nomor 47 tahun 2021 itu tidak boleh diskriminasi," kata Ghufron saat ditemui di sela-sela Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin .Ghufron menyebut, saat menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dan Ketua Dekan Seluruh Indonesia, ia kerap menyumpah dokter untuk tidak membeda-bedakan pelayanan kesehatan, berdasarkan suku, agama, dan status sosial ekonomi.

Oleh karena itu jika terdapat tindakan diskriminasi, BPJS Kesehatan akan segera menelusuri rumah sakit yang bersangkutan. Namun, terkait video yang viral tersebut, ia mengaku tak ingin ambil pusing. Apalagi, ketiga nakes sudah mengklarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf.. Dan mereka mengatakan tidak membeda-bedakan, menurut saya ya, saya enggak tahu, itu kepengin bikin sesuatu

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Sebut Menkes Budi Setuju BPJS Tetap di Bawah PresidenKoordinator Advokasi BPJS Watch Sebut Menkes Budi Setuju BPJS Tetap di Bawah PresidenMenteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyetujui jika pasal 425 pada RUU Kesehatan mengenai BPJS bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri dihapuskan.
Baca lebih lajut »

Viral, Video Nakes Puskesmas Lambunu 2 Bedakan Penanganan Pasien BPJS dan UmumViral, Video Nakes Puskesmas Lambunu 2 Bedakan Penanganan Pasien BPJS dan UmumCuplikan video memperlihatkan tiga tenaga kesehatan (Nakes) membuat konten kontroversial dengan membedakan penanganan pada pasien BPJS dan pasien umum viral di medsos.
Baca lebih lajut »

Legislator PDIP: Viral Nakes Joget Realita Ada Tak Care ke Pasien BPJSLegislator PDIP: Viral Nakes Joget Realita Ada Tak Care ke Pasien BPJSVideo mengenai perbedaan perlakuan 3 nakes terhadap pasien umum vs pasien BPJS viral. Rahmad Handoyo menyebut konten tersebut memang sesuai realita
Baca lebih lajut »

Viral Nakes Bedakan Pasien Umum dan BPJS Kesehatan, Berujung Minta MaafViral Nakes Bedakan Pasien Umum dan BPJS Kesehatan, Berujung Minta MaafMedia sosial dihebohkan dengan tiga tenaga kesehatan (nakes) yang membeda-bedakan pasien umum dan BPJS Kesehatan.
Baca lebih lajut »

Sosok Staf Puskesmas Viral Buat Konten BPJS, Kerap Unggah Posting Hal Kontroversial di Medsos - Tribun WowSosok Staf Puskesmas Viral Buat Konten BPJS, Kerap Unggah Posting Hal Kontroversial di Medsos - Tribun WowSatu dari beberapa konten tersebut menampilkan yang bersangkutan menghisap vape di dalam kantor ruangan kerjanya sembari menuliskan kalimat 'Ba ganggu ini keluarga pasien.' (ld)
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 15:28:11