'Penekankan konsumsinya pun bukan pada pemenuhan kebutuhan tetapi pada pemenuhan hasrat atau keinginan,' kata Drajat.
Unggahan ini pun mengundang banyak respons dari warganet.Selain jasa jual beli ketombe, ia pernah membuat soal tongsis 20 meter, pernikahan manekin hingga jasa melupakan mantan.
Menanggapi hal itu, Sosiolog dari Universitas Sebelas Maret Surakarta Drajat Tri Kartono menyebutkan bahwa fenomena tersebut merupakan bagian dari upaya konsumsi simbolik.untuk menarik perhatian atau simpati."Konsumsi simbolik itu pola konsumsi yang lebih mementingkan kemasannya atau pencitraannya dibandingkan fungsi barangnya," kata Drajat kepada
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Viral Jasa Jual Beli Ketombe, Ini Faktanya...Media sosial ramai dengan foto Jasa Jual Ketombe, seperti apa kisahnya?
Baca lebih lajut »
Krisdayanti Mengaku Gunakan Jasa Bodyguard untuk Lindungi DiriTidak hanya untuk dirinya, istri Raul Lemos itu juga menggunakan jasa bodyguard untuk melindungi anak-anaknya.
Baca lebih lajut »
Perawatan korban bus terguling di Nganjuk ditanggung Jasa RaharjaPT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Kediri, Jawa Timur, memberikan kepastian untuk menanggung biaya perawatan korban bus terguling di jalan ring road di ...
Baca lebih lajut »
Pemain Baru Siap Bersaing di Bidang Jasa Angkutan dan PindahanMenemukan penyedia jasa pengiriman barang saat ini, terbilang mudah. Cukup dengan membuka aplikasi layanan ojek dan pilih...
Baca lebih lajut »
Buka Kongres Sampah, Wagub Kenang Jasa Tukang RongsokKongres Sampah upaya mencari solusi penanganan sampah.
Baca lebih lajut »