Viral Gedung DPR Jadi Istana Tikus di Google Maps, Begini Respons Anggota Dewan

Indonesia Berita Berita

Viral Gedung DPR Jadi Istana Tikus di Google Maps, Begini Respons Anggota Dewan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 51%

Respons anggota dewan soal nama gedung DPR berubah menjadi istana tikus di Google Maps

Senayan menjadi nama-nama tempat yang buruk, seperti istana tikus berdasi, bibit tikus unggul siap kawin, gedung tikus turu, tikus DPR RI, racun tikus, sarangnya tikus-tikus kantor, peternakan tikus, nenek-nenek jual pulau, gedung tidak berguna, dan gedung korupsi. Hal itu pun direspons oleh salah satu penghuninya, Anggota Komisi I DPR Dave Laksono.

"Ya itu adalah bagian pecutan untuk para anggota dewan termasuk saya sendiri untuk terus bagaimana kita bekerja menjawab kebutuhan masyarakat," kata Dave kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Selasa . Untuk itu, menurut Dave, hal semacam itu jangan dianggap sebagai hal yang merendahkan dan menghina, tapi justru menjadi koreksi untuk memperbaiki diri sebagai wakil rakyat."Jadi jangan kita menganggap itu sesuatu yang merendahkan atau menghinakan, tapi justru ini menjadi koreksi untuk kita lebih memperbaiki diri membuat layak kita dalam kita menyuarakan apa yang menjadi kendala permasalahan," ujarnya.

Dave tak setuju DPR meminta pihak Google untuk mengganti nama-nama buruk itu. Dave berpendapat, jika DPR sibuk meminta Google menggantinya satu per satu, akan memperburuk citra DPR. "Jadi kita jawab dengan hasil kerja. Ya jawabannya itu perintahnya presiden, kerja, kerja, kerja," tutur Ketua DPP Partai Golkar ini.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

BURT Minta Setjen DPR Hapus Olokan Nama Gedung DPR di Google MapsBURT Minta Setjen DPR Hapus Olokan Nama Gedung DPR di Google MapsKetua BURT DPR Agung Budi merespons ramainya Gedung MPR/DPR RI ditandai dengan berkonotasi olokan di Google Maps. Dia minta Setjen DPR menghapusnya.
Baca lebih lajut »

Ramai Olok-olok Gedung DPR di Google Maps, dari 'Peternakan Tikus' hingga 'Kantor Petugas Partai'Ramai Olok-olok Gedung DPR di Google Maps, dari 'Peternakan Tikus' hingga 'Kantor Petugas Partai'Warganet tengah dihebohkan dengan penamaan sejumlah bagian di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta dalam aplikasi Google Maps yang diubah menjadi kata berkonotasi olokan.
Baca lebih lajut »

6 Kontroversi Gedung DPR hingga Ditandai Sebagai Kandang Tikus di Google Maps6 Kontroversi Gedung DPR hingga Ditandai Sebagai Kandang Tikus di Google MapsSebelum diolok-olok jadi kandang tikus di Google Maps, Gedung DPR sudah sarat kontroversi sejak era Presiden Soeharto.
Baca lebih lajut »

Gedung DPR Disebut Peternakan Tikus di Google Maps, PKB Nilai Bentuk Perhatian Publik - Tribunnews.comGedung DPR Disebut Peternakan Tikus di Google Maps, PKB Nilai Bentuk Perhatian Publik - Tribunnews.comAnggota DPR RI, Faisol Riza, menilai nama gedung DPR/MPR di google maps sebagai bentuk perhatian dari publik. Menurut dia akan mengkhawatirkan jika tidak ada perhatian dari publik. (ld)
Baca lebih lajut »

Gedung DPR Diganti Namanya Jadi 'Banteng Tidur' di Google Maps, Siapa Pelakunya?Gedung DPR Diganti Namanya Jadi 'Banteng Tidur' di Google Maps, Siapa Pelakunya?Nama gedung DPR RI diganti namanya menjadi aneh-aneh hingga akhirnya viral di Twitter pada Minggu (2/7/2023).
Baca lebih lajut »

Ramai Olok-olok Nama Gedung DPR di Google Maps, Legislator Ingatkan EtikaRamai Olok-olok Nama Gedung DPR di Google Maps, Legislator Ingatkan EtikaRamai nama Gedung DPR/MPR RI ditandai jadi berkonotasi olokan di Google Maps. Legislator menegaskan pihaknya tidak antikritik, tetapi mengingatkan soal etika.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 09:54:35