Viral Diduga Kopda Muslimin Telepon ART Sebelum Tewas, Menangis Takut Sama Istri
Berdasarkan hasil autopsi sementara, jenazah Kopda Muslimin dinyatakan meninggal dunia akibat keracunan. Namun, hasilnya masih dibutuhkan pemeriksaan lanjutan berupa patologi anatomi, serta pengecekan laboratorium toksikologi untuk membuktikannya."Dari hasil pemeriksaan dalam tubuh diketahui mati lemas karena penyakit pada otak atau keracunan," kata Komandan Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro Kolonel Rinoso Budi, seperti dilansir Antara, Kamis .
Ia menjelaskan, pemeriksaan lanjutan membutuhkan waktu sekitar dua hingga empat minggu. Selanjutnya, kata Kolonel Rinoso, jenazah Kopda M sudah bisa dimakamkan.Publik dihebohkan dengan beredarnya video rekaman suara telepon dari Kopda Muslimin kepada salah satu ART-nya. Ia menitipkan pesan terakhir untuk menjaga anak-anaknya yang masih kecil.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sejumlah Fakta Kopda Muslimin yang Diduga Tewas Bunuh Diri Setelah Gagal Bunuh IstriKopda Muslimin (Kopda M) yang menjadi dalang di balik percobaan pembunuhan Rina Wulandari, istrinya sendiri, ditemukan tewas di Trompo, Kendal, Jawa Tengah.
Baca lebih lajut »
Diduga Minum Racun, Kopda Muslimin Ditemukan Meninggal di Rumah Orang TuaKopda Muslimin, otak pelaku penembakan terhadap istrinya, Rina Wulandari, ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Kelurahan Trompo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/7).
Baca lebih lajut »
Kopda Muslimin Diduga Keracunan, Orang Tua Sebut Anaknya Meninggal karena Kecapekan Bukan Bunuh Diri - Tribunnews.comMenurut hasil autopsi, Kopda Muslimin diduga tewas keracunan. Namun orang tua menyebut sang anak meninggal karena kecapekan bukan bunuh dri.
Baca lebih lajut »
Kopda Muslimin Pesan ke Penembak Istrinya: Tembak Kepala, Jangan Sampai Kena AnakAnggota TNI Kopda Muslimin berpesan kepada pembunuh bayaran untuk menembak istrinya RW (34) di bagian kepala.
Baca lebih lajut »