Kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis memilih fokus terhadap proses hukum di tengah viral video vonis klientnya yang diduga disampaikan oleh hakim Wahyu.
membocorkan vonis untuk Sambo viral di media sosial . Kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, memilih fokus terhadap proses hukum kliennya.
Dia tengah duduk di sofa sambil menerima telepon. Dalam narasi yang menyertai video, Wahyu disebut sedang diskusi dengan seorang wanita di depannya. Namun, tidak diketahui sosok wanita itu. "Saya nggak butuh pengakuan. Kita bisa menilai sendiri. Silakan saja saya bilang mau buat kayak begitu. Kemarin tuh sebenarnya mulut saya sudah gatel, tapi saya diemin saja," kata pria itu.Penjelasan Hakim Wahyu ke PN Jaksel
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Saat Jaksa Bongkar Kecacatan Skenario Ferdy Sambo Tutupi Pembunuhan Brigadir JMeski telah diakui Ferdy Sambo bahwa skenario palsu baku tembak hanyalah karangannya. Namun terkuak kecacatan dibaliknya itu.
Baca lebih lajut »
Terungkap Sosok Jenderal Bintang 2 Polri yang Angkut Ferdy Sambo ke Mako BrimobFerdy Sambo mengatakan dirinya mendapatkan bocoran terkait skenario licik kematian Brigadir Brigadir J diubah Bharada E oleh Kadiv TIK Irjen Slamet.
Baca lebih lajut »
7 Pengakuan Richard Eliezer: Perintah Ferdy Sambo Bunuh Brigadir Yosua hingga Cerita PelecehanRichard Eliezer melontarkan setidaknya 7 pengakuan dalam sidang pemeriksaannya sebagai terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Baca lebih lajut »
Emosi saat Susun Skenario Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Mengaku Hanya Pikirkan Nasib Bharada EMantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo mengaku sedang dalam kondisi emosi saat menyusun skenario pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Baca lebih lajut »
Ferdy Sambo Tidak Beritahu Isi Rekaman CCTV karena Takut Hendra Kurniawan Cs Tak PatuhFerdy Sambo membeberkan alasannya untuk tak memberitahukan isi rekaman CCTV Komplek Polri Duren Tiga kepada Hendra Kurniawan Cs.
Baca lebih lajut »