pemain futsal Kota Malang terlihat menendang pemain lawan, saat melakukan selebrasi sujud syukur usai mencetak gol.
Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan dari laporan yang ia terima, bahwa penendangan dilakukan tidak sengaja.
Namun ia meminta para atlet menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. Sebagai pembina Pemkot Malang juga meminta maaf dan menyesalkan kejadian. “Saya atas nama pemerintah kota. Sekaligus jadi pembina dari KONI menyesalkan perbuatan perbuatan yang demikian. Karena yang sesungguhnya ketika pemberangkatan sudah saya sampaikan tolong bawa nama baik Kota Malang” Katanya, Rabu .
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Soal Video Viral Atlet Futsal Kota Malang, KONI Kota Malang PrihatinKONI Kota Malang menanggapi kasus salah seorang atlet futsal Kota Malang dalam laga Porprov VIII Jatim 2023
Baca lebih lajut »
Viral Pemain Tendang Lawan saat Selebrasi Sujud Syukur, Begini Penjelasan Futsal Kota MalangBeredar video pemain futsal Kota Malang menendang kepala pemain Kabupaten Blitar saat selebrasi sujud. Hal tersebut menjadi viral di media sosial.
Baca lebih lajut »
Viral di Tiktok Atlit Futsal Kota Malang Tendang Kepala Lawan, Ini FaktanyaViral di media sosial tiktok seorang pemain atlet futsal Kota Malang menendang kepala lawan asal Kabupaten Blitar saat sujud syukur atas kemenangannya.
Baca lebih lajut »
Ini Sosok Atlet Futsal Malang yang Tendang Kepala Lawan, Akun Instagram DiburuAtlet futsal Malang terekam menendang kepala lawannya. Sosoknya pun kini menuai rasa penasaran publik hingga akun Instagram-nya ikut diburu.
Baca lebih lajut »
Geger Pemain Futsal Kota Malang Tendang Kepala Lawan saat Selebrasi Sujud SyukurBeredar video pemain futsal Kota Malang menendang kepala pemain Kabupaten Blitar saat selebrasi sujud syukur. Hal tersebut menjadi viral di media sosial.
Baca lebih lajut »