AS kini menginginkan perubahan radikal dalam perilaku rezim Assad di Suriah.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Utusan khusus Presiden Donald Trump untuk konflik Suriah mengatakan Amerika Serikat tidak lagi menuntut pemimpin rezim Suriah Bashar al-Assad mundur dari jabatannya, malah sebaliknya, menginginkan perubahan radikal dalam perilaku rezim. Baca Juga "Kami tidak menuntut kemenangan total.
Pernyataan itu jauh dari tuntutan perubahan rezim yang sebelumnya disuarakan oleh AS yang mendesak Assad untuk pergi. Komentar itu muncul setelah AS mengumumkan sanksi baru terhadap rezim Suriah pekan lalu, menargetkan 39 entitas baru di bawah Undang-Undang Perlindungan Sipil Suriah Caesar tahun 2019, yang disahkan Trump menjadi undang-undang pada Desember.
Terakhir, AS juga menjatuhkan sanksi pada Bushra al-Assad, Manal al-Assad, Ahmad Sabir Hamsho, Amr Hamsho, Ali Hamsho, Rania al-Dabbas dan Sumaia Hamcho. Sanksi itu memberikan hukuman ekonomi kepada siapa saja yang melakukan bisnis dengan orang-orang yang ditunjuk.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Prajurit Suriah Diduga Ditahan karena Lamar Putri Bashar al AssadSeorang tentara Suriah yang menyatakan cinta dan melamar putri semata wayang Presiden Bashar al Assad dikabarkan ditangkap pada Sabtu kemarin.
Baca lebih lajut »
Sanksi AS Memiting Rezim Bashar Assad |Republika OnlineMereka yang diberi sanksi AS terbukti negara-negara itu masih tetap digdaya.
Baca lebih lajut »
Marotta: Martinez tak Pernah Bilang Ingin Pergi dari Inter |Republika OnlineLionel Messi dinilai bisa memancing Lautaro Martinez untuk berlabuh di Barcelona.
Baca lebih lajut »
Mahfud Klaim Kebakaran Hutan Skala Besar tak Lagi Terjadi |Republika OnlineIndonesia sudah banyak belajar dari kejadian Karhutla.
Baca lebih lajut »
Demi Jaga Kondisi, Morbidelli Tak Ingin Lakukan Kesalahan di MotoGP 2020 : Okezone SportsDemi Jaga Kondisi, Morbidelli Tak Ingin Lakukan Kesalahan di MotoGP 2020 TauCepatTanpaBatas Olahraga Sport MotoGP Grandprix .
Baca lebih lajut »
Quinton Fortune Ingin Menjadi Pelatih MU di Masa Depan |Republika OnlineFortune telah bekerja di tim U-23 MU selama satu tahun.
Baca lebih lajut »