Iring-iringan mobil Polres Jember kecelakaan beruntun di Desa Karangbayat, Sumberbaru. Iring-iringan 5 mobil itu usai mengantar jenazah dengan protokol COVID-19. Jember Kecelakaan
Iring-iringan mobil Polres Jember kecelakaan beruntun di jalan umum Jurusan Jember-Surabaya. Tepatnya di depan PT Boss Image Nusantara Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kamis dini hari. Kecelakaan terjadi usai mengantarKecelakaan yang terjadi sekitar pukul 02.45 WIB itu disebabkan mobil Toyota Kijang Innova abu-abu metalik berplat P 1821 GI, melaju zig zag dari Jember arah Surabaya. Diduga pengemudi mobil tersebut dalam kondisi mabuk atau mengantuk.
"Iring-iringan mobil polisi ini sehabis dari mengantar jenazah ke Desa Karangbayat, Sumberbaru dengan protokol COVID-19," kata Kabagops Polres Jember Kompol Agus Setyono. Iring-iringan mobil yang kecelakaan terdiri 5 kendaraan. Yakni mobil sedan, truk, Mitsubishi Strada Tim Alap-Alap Sat Sabhara, Toyota Avanza Sat Intelkam Polres Jember dan ambulans milik RSD dr Soebandi. Rombongan kala itu melaju dari barat menuju Mapolres Jember."Mobil iring-iringan polisi itu bermaksud akan kembali ke Mako Polres, pulang dari Desa Karangbayat. Sesampainya di lokasi kejadian, ada mobil Toyota Innova melaju zig-zag.
Karena melaju tidak terkendali dan kencang, mobil Toyota Innova itu pun oleng ke kanan, kemudian menabrak bodi belakang trukPosisi truk yang terbalik membuat iring-iringan mobil di belakangnya tidak bisa menghindar dan menabrak truk tersebut. Sehingga terjadiSedangkan mobil Toyota Innova yang identitas pengemudinya belum diketahui itu, hilang kendali dan baru berhenti setelah adu moncong depan dengan mobil ambulans milik RSD dr Soebandi.
Sementara proses evakuasi kendaraan membutuhkan waktu lebih dari 2 jam. Dan arus lalu lintas di lokasi kejadian diberlakukan buka tutup arus kendaraan. Agar tidak mengganggu proses evakuasi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Satgas Covid-19: Tidak Bisa Asal Klaim Obat Covid-19Dalam memilih obat dan suplemen, masyarakat diminta perhatikan KLIK (Kemasan, Izin, Label, Kedaluarsa).
Baca lebih lajut »
Satgas Covid-19 Tepis Kabar Adanya Obat Covid-19 |Republika OnlineSediaan yang ramai diperbincangkan tidak terdaftar di BPOM sebagai obat Covid-19.
Baca lebih lajut »
Timwas Covid-19 DPR Kritik Penyerapan Anggaran Covid-19Berdasarkan laporan pemerintah, dari total anggaran penanganan Covid-19, sebesar Rp 695,2 triliun, yang terserap atau terealisasi baru 19%.
Baca lebih lajut »
Satgas Covid-19 :Waktu Berakhirnya Covid-19 tak Bisa DiprediksiWiku meminta semua pihak bahu membahu memerangi virus menular covid-19 itu. Kuncinya ialah dengan mematuhi protokol kesehatan ditiap aktivitas di luar rumah.
Baca lebih lajut »
Satgas COVID-19 jelaskan beberapa potensi penyebab kematian COVID-19Salah satu penyebab kematian pasien COVID-19 adalah penanganan yang terlambat karena pasien masuk ke rumah sakit sudah dalam kondisi memburuk, sebut Satgas.
Baca lebih lajut »
Penyintas Covid-19 Rentan Alami Gangguan Psikiatris |Republika OnlinePeradangan akibat Covid-19 dapat berdampak pada aspek psikiatri.
Baca lebih lajut »