UNS Bakal Sesuaikan Aturan Mahasiswa Tidak Wajib Skripsi

Indonesia Berita Berita

UNS Bakal Sesuaikan Aturan Mahasiswa Tidak Wajib Skripsi
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 68%

Rektor UNS Prof. Jamal Wiwoho mendukung aturan mahasiswa tidak wajib membuat skripsi sebagai syarat kelulusan. Aturan ini akan disesuaikan di UNS.

) Surakarta, Prof. Jamal Wiwoho menyambut baik hadirnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Aturan baru yang dikeluarkan Mendikbud Nadiem Makarim ini memuat poin jika mahasiswa D4 dan S1 tidak wajib membuatRegulasi tersebut menyebutkan bahwa mahasiswa diberikan sejumlah pilihan tugas akhir sebagai syarat kelulusan. Misalnya, prototipe, proyek, dan bentuk lainnya yang bisa setara dengan skripsi.

Peraturan terbaru ini diluncurkan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dalam Merdeka Belajar Episode 26: Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi, pada Selasa kemarin. Saat ini UNS akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk penyesuaian aturan baru ini. Rektor Jamal mengatakan akan berkoordinasi dengan Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS dan Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan UNS.

“Kami menyambut baik kebijakan ini dan akan menyesuaikan, saya minta Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan dan LPPMP supaya bisa memberikan sebuah petunjuk pelaksanaan atau segera melakukan pertemuan-pertemuan untuk menyikapi hal itu. Supaya apa, supaya bagi penyelenggara diploma maupun sarjana ada kesamaan,” kata Prof. Jamal dilansir dari laman UNS.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Skripsi Tidak Wajib, Rektor UNS: Kami Akan SesuaikanSkripsi Tidak Wajib, Rektor UNS: Kami Akan SesuaikanMenurut dia, aturan baru ini merupakan sebuah inovasi di dalam sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.
Baca lebih lajut »

PPP Sebut Ketum Parpol Pendukung Ganjar Bakal Kumpul Bahas Nama Bakal CawapresPPP Sebut Ketum Parpol Pendukung Ganjar Bakal Kumpul Bahas Nama Bakal CawapresPPP menyebut dalam waktu dekat ketum parpol pendukung Ganjar akan kumpul bahas bakal cawapres.
Baca lebih lajut »

Prabowo Mengaku Belum Tahu Siapa Bakal Calon Wakil Presiden yang Bakal MendampinginyaPrabowo Mengaku Belum Tahu Siapa Bakal Calon Wakil Presiden yang Bakal MendampinginyaKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang juga merupakan bakal calon presiden, mengaku belum mengetahui siapa calon wakilnya.
Baca lebih lajut »

Surya Paloh Bakal Temui Puan Maharani, NasDem Sebut Bakal Ada KejutanSurya Paloh Bakal Temui Puan Maharani, NasDem Sebut Bakal Ada KejutanKetua Umum Partai NasDem Surya Paloh bakal mengadakan pertemuan dengan petinggi PDIP Puan Maharani dalam waktu dekat.
Baca lebih lajut »

Skripsi Nggak Wajib Lagi, Rektor UNS: Tidak MasalahSkripsi Nggak Wajib Lagi, Rektor UNS: Tidak MasalahRektor UNS tidak masalah tentang aturan baru mengenaik tidak wajib skripsi diterapkan di kampusnya. Begini langkah UNS soal kebijakan ini.
Baca lebih lajut »

Tesis dan Disertasi Nggak Wajib Masuk Jurnal Lagi, Bagaimana di UNS?Tesis dan Disertasi Nggak Wajib Masuk Jurnal Lagi, Bagaimana di UNS?Apakah tesis dan disertasi tidak wajib lagi bagi mahasiswa S2 dan S3 di UNS, seperti aturan Permendikbud terbaru? Simak kata Rektor UNS di sini.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 14:46:32