Universitas Nalanda di India, berabad-abad lebih tua dari Universitas Oxford - BBC News Indonesia

Indonesia Berita Berita

Universitas Nalanda di India, berabad-abad lebih tua dari Universitas Oxford - BBC News Indonesia
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 BBCIndonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 68 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 50%

Lebih dari 500 tahun sebelum Universitas Oxford di Inggris didirikan, Universitas Nalanda di India sudah menampung sembilan juta buku dan menjadi tempat pendidikan bagi 10.000 mahasiswa dari seluruh dunia.

Sembilan juta manuskrip yang terbuat dari daun and tulisan tangan di dalam perpustakaan kampus adalah gudang kebijaksanaan Buddhis terkaya di dunia.

Ketika dia kembali ke Tiongkok pada tahun 645 M, dia membawa kembali sebuah gerobak berisi 657 kitab suci Buddha dari Nalanda.Dia akan menerjemahkan sebagian dari tulisan-tulisan ini ke dalam bahasa Mandarin untuk membuat risalah hidupnya, yang ide utamanya adalah bahwa seluruh dunia hanyalah representasi dari pikiran.

"Stupa Agung sebenarnya sudah ada sebelum universitas ini berdiri, dibangun pada abad ke-3 Masehi oleh Kaisar Ashoka. Strukturnya telah dibangun kembali dan direnovasi beberapa kali selama delapan abad," kata Anjali Nair, seorang guru sejarah dari Mumbai, yang saya temui di lokasi. Sementara pencabutan ajaran Buddha mungkin menjadi kekuatan pendorong di balik serangan itu, salah satu arkeolog perintis India, HD Sankaliya, menulis hal berbeda., dia menulis penampakan kampus yang seperti benteng dan kisah-kisah mengenai harta kekayaannya adalah alasan yang cukup bagi penyerang untuk menganggap universitas tempat yang menguntungkan untuk diserang.yang memamerkan 350 artefak dari lebih dari 13.000 barang antik yang disimpannya, yang diselamatkan selama penggalian Nalanda.

Sementara Hun datang untuk menjarah, sulit untuk menyimpulkan apakah serangan kedua oleh Raja Benggala adalah hasil dari antagonisme yang berkembang antara sekte Hindu Shaivite mereka dan umat Buddha pada saat itu.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

BBCIndonesia /  🏆 42. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Uhamkan Raih Peringkat 9 Universitas Islam Terbaik DuniaUhamkan Raih Peringkat 9 Universitas Islam Terbaik DuniaPada 2022, Uhamka meraih peringkat 22 universitas Islam terbaik dunia,.
Baca lebih lajut »

Dosen FTI Universitas BSI Ajak Dosen Melek Teknologi Melalui Edukasi Penguunaan ChatGPT |Republika OnlineDosen FTI Universitas BSI Ajak Dosen Melek Teknologi Melalui Edukasi Penguunaan ChatGPT |Republika OnlinePelayanan yang tersistem akan lebih mudah diberikan dengan memanfaatkan teknologi.
Baca lebih lajut »

Universitas Surabaya luncurkan mobil listrik CEVI C1Universitas Surabaya luncurkan mobil listrik CEVI C1Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur Fakultas Teknik Universitas Surabaya meluncurkan mobil listrik CEVI C1 pada acara dies ...
Baca lebih lajut »

IPB dan Universitas di Jepang Kerja Sama Vokasi Bidang PertanianIPB dan Universitas di Jepang Kerja Sama Vokasi Bidang PertanianKerja sama IPB dan Universitas di Jepang itu meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan.
Baca lebih lajut »

Kebakaran di Kampus C Universitas Airlangga, Kepulan Asap Muncul dari Ruangan Fakultas Kelautan dan PerikananKebakaran di Kampus C Universitas Airlangga, Kepulan Asap Muncul dari Ruangan Fakultas Kelautan dan PerikananKebakaran terjadi di Kampus C Universitas Airlangga (Unair), Jalan Ir Soerkarno, Mulyorejo Surabaya, Sabtu
Baca lebih lajut »

Prof Achadiati Ikram, Guru Besar Filologi Universitas IndonesiaProf Achadiati Ikram, Guru Besar Filologi Universitas IndonesiaAchadiati Ikram, guru besar Universitas Indonesia mendedikasikan hidupnya pada filologi, ilmu yang mempelajari penelusuran karya sastra pada masa lampau.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 18:59:51