Uni Eropa Putar Otak Pakai Aset Rusia Rp3.277 T untuk Mendanai Pemulihan Ukraina

Indonesia Berita Berita

Uni Eropa Putar Otak Pakai Aset Rusia Rp3.277 T untuk Mendanai Pemulihan Ukraina
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 51%

Otoritas Uni Eropa (UE) tidak melihat jalan hukum, terkait legalitas dalam upaya menyita aset bank sentral Rusia yang dibekukan mencapai lebih dari USD219 miliar atau setara Rp3.277 triliun. Sindonews news .

Rusia yang dibekukan. Sebaliknya mereka berencana untuk memakai keuntungan dari dana tersebut, seperti dilansir Bloomberg.sebesar lebih dari USD219 miliar atau setara Rp3.277 triliun yang dibekukan dan menyalurkannya ke Ukraina.

Sebaliknya, anggota parlemen lebih suka menggunakan keuntungan tak terduga dari investasi untuk membantu Ukraina.Beberapa raksasa perbankan telah menyuarakan kekhawatiran bahwa pengambilalihan dana Rusia dapat menyebabkan Moskow membalas terhadap kepentingan mereka yang tersisa di sana, seperti disampaikan sumber terdekat dengan masalah ini kepada Bloomberg.

Uni Eropa seperti diketahui telah membekukan kepemilikan bank sentral Rusia segera setelah dimulainya operasi militer Moskow di Ukraina pada akhir Februari tahun lalu. Sementara itu Kremlin mengutuk tindakan Brussels sebagai pencurian. Staf komisi mengatakan, proposal yang tidak terlalu radikal yakni – untuk menginvestasikan aset Rusia dan mentransfer hasilnya ke Ukraina – dapat sah menurut hukum.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Duh, Proyek Raksasa RI Ini Masih Kena Imbas Sanksi EropaDuh, Proyek Raksasa RI Ini Masih Kena Imbas Sanksi EropaProyek Blok Tuna terimbas sanksi Uni Eropa karena salah satu perusahaan yang memiliki hak partisipasinya berasal dari Rusia, yakni Zarubezhneft.
Baca lebih lajut »

Uni Eropa Tingkatkan Kewaspadaan, Nilai Pemberontakan Wagner Sinyal Melemahnya Kekuasaan PutinPemberontakan tentara bayaran Wagner memunculkan pertanyaan tentang seberapa kuat kekuasaan Presiden Rusia Vladimir Putin saat ini
Baca lebih lajut »

Amerika Serikat, China, Inggris dan Uni Eropa Siap Larang Mobil BBM Pada 2035, Apa Kata Luhut?Amerika Serikat, China, Inggris dan Uni Eropa melarang mobil BBM pada 2035. Bagaimana dengan Indonesia, apa kata Luhut Binsar Pandjaitan?
Baca lebih lajut »

Peringatan Bahaya, Ternyata Separah Ini Efek UU Baru EropaKeputusan UE memberlakukan Undang-undang Antideforestasi (EUDR) bakal memicu dampak berantai bagi industri sawit. Rantai pasok terganggu!
Baca lebih lajut »

Proyek Migas RI Kena Imbas Sanksi Eropa, Menteri Buka Suara!Kementerian ESDM berharap rencana pengembangan atau plan of development (PoD) WK Migas Tuna segera berjalan kembali.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 00:20:44