Uni Eropa Disebut Kebablasan Ikut Campur di CIS, Moskow akan Beri Konsekuensi Balasan - Pikiran-Rakyat.com

Indonesia Berita Berita

Uni Eropa Disebut Kebablasan Ikut Campur di CIS, Moskow akan Beri Konsekuensi Balasan - Pikiran-Rakyat.com
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 pikiran_rakyat
  • ⏱ Reading Time:
  • 30 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 68%

Uni Eropa Disebut Kebablasan Ikut Campur di CIS, Moskow akan Beri Konsekuensi Balasan

PIKIRAN RAKYAT - Rusia akhirnya memberi tanggapan keras atas keputusan Uni Eropa untuk memberikan status calon anggota kepada Ukraina dan Moldova.

Bahkan, status calon anggota yang disematkan untuk Ukraina berarti Uni Eropa telah menantang Rusia mengeluarkan konsekuensi negatif. Diklaim, langkah Uni Eropa menandakan upaya untuk ikut campur dalam urusan Rusia di Persemakmuran Negara-negara Independen ."Dengan memutuskan untuk memberikan status kandidat kepada Ukraina dan Moldova, Uni Eropa menegaskan terus secara aktif mengeksploitasi CIS pada tingkat geopolitik, menggunakannya untuk 'menahan; Rusia," kata juru bicara kementerian luar negeri Rusia Mariz Zakharova, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara News.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

pikiran_rakyat /  🏆 11. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Uni Eropa Setuju Ukraina dan Moldova Jadi Kandidat Anggota, Disebut Perkuat Eropa di Hadapan RusiaUni Eropa Setuju Ukraina dan Moldova Jadi Kandidat Anggota, Disebut Perkuat Eropa di Hadapan RusiaUkraina dan Moldova disebut selangkah lagi gabung Uni Eropa (UE). Para pemimpin blok itu kabarnya sudah menyetujui kedua negara menjadi kandidat anggota.
Baca lebih lajut »

Keliru, Video Warga Eropa Protes Salahkan Uni Eropa karena Sanksi Gas Rusia - Cek Fakta Tempo.coKeliru, Video Warga Eropa Protes Salahkan Uni Eropa karena Sanksi Gas Rusia TempoCekFakta CekFakta
Baca lebih lajut »

Von der Leyen: Ukraina dan Moldova Harus Selesaikan “PR” untuk Bergabung dengan Uni EropaVon der Leyen: Ukraina dan Moldova Harus Selesaikan “PR” untuk Bergabung dengan Uni EropaPresiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, pada Kamis (23/6), mengatakan ia yakin Ukraina dan Moldova akan menyelesaikan “pekerjaan rumah” yang diperlukan guna menuju ke tahapan berikutnya dalam proses untuk bergabung menjadi anggota Uni Eropa, setelah para pemimpin blok itu menyetujui...
Baca lebih lajut »

Uni Eropa dan NATO Dituduh Bikin Koalisi untuk Perangi RusiaUni Eropa dan NATO Dituduh Bikin Koalisi untuk Perangi RusiaMenteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuduh Uni Eropa dan NATO sedang “membuat koalisi” untuk memerangi Rusia.
Baca lebih lajut »

Pakar Rusia: Status Kandidat Anggota Uni Eropa Ukraina Hadiah Penghiburan Tak Jadi Gabung NATOPakar Rusia: Status Kandidat Anggota Uni Eropa Ukraina Hadiah Penghiburan Tak Jadi Gabung NATODmitry Suslov menyebut status kandidat anggota Uni Eropa bagi Ukraina sekadar 'hadiah penghiburan' karena negara itu tak jadi gabung NATO.
Baca lebih lajut »

Ukraina Jadi Calon Anggota UE, Rusia Sebut Uni Eropa Lakukan Perbudakan - Pikiran-Rakyat.comUkraina Jadi Calon Anggota UE, Rusia Sebut Uni Eropa Lakukan Perbudakan - Pikiran-Rakyat.comUni Eropa disebut Rusia melakukan perbudakan atas langkah yang diambil dengan menetapkan status kepada Ukraina.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 00:16:39