Via Vallen mengunggah video yang memperlihatkan mobil alpahardnya terbakar. Via katakan mobilnya dibakar orang tak dikenal
Dalam video berdurasi 7 menit yang diunggah di Instagram pribadinya, suara Via Vallen panik sambil merekam dan sesekali mengatakan bahwa mobilnya ada yang membakar.ini tadi dibakar sama orang. Ada orang ke sini bawa bensin tapi sudah ditangkap sama CCTV," ujar Via Vallen dikutip Kompas.com, Selasa .
Kemudian, Via Vallen semakin panik karena api yang membakar mobilnya membesar sedangkan pemadam kebaran belum juga datang.Pelantun “Sayang” ini mengaku khawatir dengan beberapa ekor kucing miliknya di dalam rumah. “Tolong pemadam kebakaran dari tadi sudah di telepon tapi enggak datang-datang. tolong cepat ke sini, apinya takut ke rumah. Di sebelah rumah ada rumah tetangga jadi bisa kena yang lain-lain,” ujar Via.Via Vallen juga memastikan bahwa semua anggota keluarganya sudah keluar semua dari rumah.Beberapa menit kemudian pemadam kebakaran datang. Tetapi, Via sekeluarga semakin panik karena api semakin membesar hingga terdengar suara letupan-letupan.“Pak cepetan pak. Pak ada kucing, cepat pak.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Besok, KCI Uji Coba Informasi Antrean via Medsos di Stasiun BogorVP Corporate Communications PT KCI Anne Purba menuturkan, adanya informasi mengenai antrean, penumpang diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan KRL
Baca lebih lajut »
Belajar Bikin Pasta hingga Bumbu Balado Minang Kini Bisa Via ZoomPebisnis kuliner berinovasi bikin kelas masak online. Manfaatkan Zoom dan WhatsApp, mereka berbagi resep dan trik bikin pasta hingga bumbu balado Minang. via detikfood
Baca lebih lajut »
Kisah Baso Aci Akang Harumkan Kuliner Baso Aci via 84 Cabang |Republika OnlineTujuan awalnya adalah menjadi entrepreneur yang bermanfaat bagi banyak orang.
Baca lebih lajut »
Transaksi narkoba via daring meningkat, apa kata Kepala BNN? - ANTARA TVTransaksi narkoba khususnya jenis sabu, ganja, dan gorila justru meningkat di masa pandemi COVID-19, padahal jalur pengiriman barang serba terbatas. Simak pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional
Baca lebih lajut »