Pelaku UMKM mencapai 99 persen dari total pengusaha di Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berharap Usaha Mikro Kecil Menengah bisa menjadi dinamisator agar perekonomian Indonesia tidak terjebak dalam krisis. Maka di tengah dampak Pandemi Covid-19, UMKM harus diselamatkan dulu.
"Saya sudah sampaikan ke Presiden, kalau tak ada jalan lain, UMKM lah yang harus kita selamatkan terlebih dulu agar bisa menjadi dinamisator ekonomi nasional supaya terhindar dari krisis ekonomi. Kalau usaha besar, bisa menunda investasinya, dan dompet mereka juga tebal, namun UMKM saat ini modalnya tergerus untuk kebutuhan sehari hari," tutur Teten melalui siaran pers, Rabu .
Ia memaparkan, pandemi Covid-19 telah berdampak mendalam. Dimulai dari krisis kesehatan yang merambat ke krisis ekonomi, khususnya bagi Koperasi dan UMKM. BPS secara resmi telah merilis angka pertumbuhan ekonomi kuartal 2 sebesar minus 5,32 persen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Demi UMKM, Pejabat Pun Jadi ”Sales” – Bebas AksesSaefudin Jufri adalah pejabat di Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Cirebon. Kamis lalu di Gedung DPRD setempat, ia menjadi tenaga penjual yang menawarkan produk-produk karya usaha mikro, kecil, dan menengah. Nusantara adadikompas
Baca lebih lajut »
Cuma UMKM yang Penuhi Kriteria Bisa Dapat Penjaminan KreditPT Jamkrindo gencar melakukan sosialisasi penjaminan kredit modal kerja untuk UMKM dalam rangka pelaksanaan program Pemulihan...
Baca lebih lajut »
[POPULER MONEY] BLT UMKM Rp 2,4 Juta Diluncurkan | Pencairan Subsidi Gaji Karyawan DitundaBLT UMKM Rp 2,4 juta diluncurkan hingga penundaan subsidi gaji karyawan Rp 600.000 menjadi berita populer kanal Money, hari Senin.
Baca lebih lajut »
Program Gebrak Masker Gerakkan UMKM di Kalsel |Republika OnlineProgram tersebut menjadi stimulus ekonomi bagi para penjahit lokal.
Baca lebih lajut »
Pemkab OKI Beri Tambahan Modal bagi Pelaku UMKMPEMKAB Ogan Komering Ilir (OKI) memberikan suntikan tambahan modal kepada 17.253 pelaku UMKM masing-masing sebesar Rp600 ribu untuk pemulihan ekonomi.
Baca lebih lajut »