Perbuatan Israel diceritakan ulama muda Palestina.
memasuki masjid tersebut, namun hanya memperbolehkan orang-orang besar atau para pembesar masuk ke Masjid al-Aqsa.
Bahkan, tindakan paling parah yang dilakukan zionis Israel di Masjid al-Aqsa yakni melakukan perubahan-perubahan di masjid tersebut. Termasuk merubah nama-nama yang ada disana, dengan mengganti nama-nama Arab yang islami menjadi ibrani yang asing bagi masyarakat muslim dan masyarakat Palestina. "Sebuah dinding yang tadi kita kenal dengan seharusnya Dinding Buraq, di mana Rasulullah mengikatkan tali Buraq-nya ketika peristiwa Isra Mi'raj, justru saat ini kita kenal dengan istilah Dinding Ratapan," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ulama Muda Palestina Ungkap Perbuatan Zionis Israel di Masjid Al-Aqsa |Republika OnlineDinding Buraq diubah menjadi Dinding Ratapan oleh Israel.
Baca lebih lajut »
Temui Jokowi, Dubes Palestina: Indonesia Selalu Ada di Hati Masyarakat Palestina |Republika OnlinePalestina juga mempertimbangkan posisi masyarakat Indonesia dan juga kebijakannya
Baca lebih lajut »
Serang RS di Palestina, PDIP Surabaya Tolak Israel di Piala Dunia U-20Aksi Israel menyerang warga Palestina makin memperkuat tekad PDIP Surabaya tolak kehadiran Israel pada ajang Piala Dunia U-20
Baca lebih lajut »
Israel Perketat Warga Palestina Masuk Al-Aqsa Selama RamadanIsrael mengumumkan berbagai larangan bagi warga Palestina selama bulan suci Ramadan terkait memasuki Masjid Al-Aqsa. Israel mengumumkan berbagai larangan bagi warga Palestina selama bulan suci Ramadan...
Baca lebih lajut »
Cina Kutuk Pernyataan Menteri Israel yang Sangkal Eksistensi Palestina |Republika OnlineMenteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menyangkal eksistensi bangsa Palestina
Baca lebih lajut »
Wagub Uu Ruzhanul Ulum Tolak Timnas Israel Bermain di Indonesia |Republika OnlineSekarang ada kabar Israel mengekang warga Palestina ke Al Aqso selama Ramadhan.
Baca lebih lajut »