Ukraina menuding tindakan Rusia di PLTN Zaporizhzhia sebagai bentuk pemerasan terhadap dunia Barat.
Hal itu diungkapkan oleh dikemukakan oleh , Wakil Perdana Menteri - Menteri untuk Teintegrasi Wilayah Pendudukan Sementara Ukraina Iryna Vereshchuk, sebagaimana dikutip dari laman resmi pemerintah Ukraina.
Pendudukan PLTN Zaporizhzhia oleh Rusia memicu kontroversi. Pihak Barat menuding aksi Rusia tersebut sangat berbahaya dan bisa memicu bencana nuklir di Eropa. Dia menyebutkan, hal tersebut dilihat sebagai taktik oleh Rusia untuk mematikan listrik di sekitar Ukraina dan merusak sumber daya bagi warga sipil yang dilindungi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ukraina mulai latihan tanggap bencana nuklir dekat PLTN ZaporizhzhiaUkraina pada Kamis memulai latihan tanggap bencana nuklir di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang diduduki Rusia di bagian ...
Baca lebih lajut »
Rusia kurangi personel di PLTN ZaporizhzhiaRusia secara bertahap mengurangi jumlah personel di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia yang mereka duduki di Ukraina selatan, kata badan intelijen ...
Baca lebih lajut »
UPDATE 30 Juni 2023, Korban Tentara Rusia dalam Perang UkrainaPerang Rusia vs Ukraina hari ini, korban tentara Rusia dalam perang Ukraina mencapai 228.340 tentara.
Baca lebih lajut »
Rangkuman Hari ke-291 Serangan Rusia ke Ukraina: Ukraina Tangkap Pengkhianat, Sesumbar Lukashenko Terkait WagnerRangkuman hari ke-291 serangan Rusia ke Ukraina.
Baca lebih lajut »
Rangkuman Hari ke-491 Serangan Rusia ke Ukraina: Ukraina Tangkap Pengkhianat, Sesumbar Lukashenko Terkait WagnerRangkuman hari ke-491 serangan Rusia ke Ukraina.
Baca lebih lajut »
Ukraina: Rusia Tewaskan 493 Anak-Anak selama InvasiKejaksaan Agung Ukraina melaporkan bahwa militer Rusia telah menewaskan 493 anak-anak selama menginvasi negara itu sejak 24 Februari 2022 lalu.
Baca lebih lajut »