Ukraina telah menjadi kandidat resmi untuk keanggotaan Uni Eropa. Perlu waktu berapa lama untuk bergabung dengan Uni Eropa? Dan bagaimana reaksi Rusia? Simak penjelasan berikut ini.
Ada berbagai keuntungan finansial bila suatu negara bergabung dengan UE.
Namun, Kremlin mengatakan mereka akan "semakin memperhatikan" lamaran Ukraina karena UE tengah mempertimbangkan untuk membentuk pasukan pertahanannya sendiri. "Jelas, kita bisa mengharapkan aktivitas permusuhan yang lebih besar dari Rusia," ujarnya. "Dan tidak hanya terhadap Ukraina, tapi juga terhadap negara-negara Eropa lainnya."Pertama-tama, Komisi Eropa, pemerintahan kolektif Uni Eropa, menilai apakah suatu negara cocok bergabung dengan organisasi tersebut.
Albania, Makedonia Utara, Montenegro dan Serbia sudah menjadi kandidat resmi selama bertahun-tahun, tetapi lamaran mereka mandek. Sejak bergabung 15 tahun lalu, pendapatan nasional Rumania meningkat tiga kali lipat dan Bulgaria meningkat dua kali lipat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Uni Eropa Setuju Ukraina dan Moldova Jadi Kandidat Anggota, Disebut Perkuat Eropa di Hadapan RusiaUkraina dan Moldova disebut selangkah lagi gabung Uni Eropa (UE). Para pemimpin blok itu kabarnya sudah menyetujui kedua negara menjadi kandidat anggota.
Baca lebih lajut »
Keliru, Video Warga Eropa Protes Salahkan Uni Eropa karena Sanksi Gas Rusia - Cek Fakta Tempo.coKeliru, Video Warga Eropa Protes Salahkan Uni Eropa karena Sanksi Gas Rusia TempoCekFakta CekFakta
Baca lebih lajut »
Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-121: Ukraina Resmi Jadi Kandidat Uni Eropa | Kabar24 - Bisnis.comBerikut Update Perang Rusia vs Ukraina Hari Ke-121. Ukraina resmi jadi kandidat anggota Uni Eropa.
Baca lebih lajut »
Uni Eropa Resmi Berikan Status Kandidat kepada Ukraina |Republika OnlineUkraina butuh waktu lebih dari satu dekade untuk dapat bergabung dengan Uni Eropa.
Baca lebih lajut »
Von der Leyen: Ukraina dan Moldova Harus Selesaikan “PR” untuk Bergabung dengan Uni EropaPresiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, pada Kamis (23/6), mengatakan ia yakin Ukraina dan Moldova akan menyelesaikan “pekerjaan rumah” yang diperlukan guna menuju ke tahapan berikutnya dalam proses untuk bergabung menjadi anggota Uni Eropa, setelah para pemimpin blok itu menyetujui...
Baca lebih lajut »