Ukraina Menanti ”Resolusi Perdamaian” Majelis Umum PBB

Indonesia Berita Berita

Ukraina Menanti ”Resolusi Perdamaian” Majelis Umum PBB
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 70%

Ukraina berharap 193 negara anggota PBB mendukung resolusi PBB yang menyerukan perdamaian dan mengakhiri perang. Resolusi itu kemungkinan besar disetujui, tetapi ada berapa banyak negara yang memilih ”ya”. Internasional AdadiKompas

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba berpidato di sesi khusus darurat ke-11 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Rabu , di Markas Besar PBB, New York, AS.

Sebelumnya, ”Resolusi 12 Oktober” yang mengecam upaya aneksasi ilegal Rusia atas empat wilayah Ukraina dan menuntut pengembalian segera mendapatkan suara tertinggi dari lima resolusi, yakni 143 setuju, 5 menolak, dan 35 suara abstain. China dan India termasuk negara yang memilih abstain.Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba, Rabu , meminta negara-negara anggota PBB untuk membuktikan dukungan mereka terhadap Piagam PBB dan resolusi itu.

Jika negara-negara tidak ingin memihak Ukraina, Kuleba mendesak mereka untuk memihak pada Piagam PBB, hukum internasional, dan lima resolusi Majelis Umum PBB yang sudah diadopsi sejak invasi Rusia serta membela pelestarian integritas teritorial setiap negara. ”Apakah ada yang mau memberikan 1 meter persegi wilayahnya kepada tetangga yang haus darah?” kata Kuleba kepada para diplomat yang hadir.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Majelis Umum PBB Siapkan Resolusi Damai untuk UkrainaMajelis Umum PBB Siapkan Resolusi Damai untuk UkrainaKyiv berharap bahwa sebagian besar negara PBB akan mendukung resolusi yang tidak mengikat untuk menunjukkan bahwa ia mendapat dukungan dari komunitas global.
Baca lebih lajut »

Hari Ini Majelis Umum PBB Putuskan Sikap tentang Invasi Rusia ke UkrainaHari Ini Majelis Umum PBB Putuskan Sikap tentang Invasi Rusia ke UkrainaSebanyak 193 negara dalam sidang Majelis Umum PBB hari ini, akan melakukan pemungutan suara tentang resolusi untuk mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.
Baca lebih lajut »

Dorong Perdamaian Abadi di Ukraina, Majelis Umum PBB Siap Langsungkan Pemungutan SuaraDorong Perdamaian Abadi di Ukraina, Majelis Umum PBB Siap Langsungkan Pemungutan SuaraMajelis Umum PBB akan melangsungkan pemungutan suara minggu ini atas resolusi yang menggarisbawahi urgensi menemukan perdamaian abadi di Ukraina, satu tahun setelah invasi Rusia pada 24 Februari 2022. Pemungutan suara atas rancangan resolusi yang disusun oleh Ukraina setelah berkonsultasi...
Baca lebih lajut »

Sekjen PBB Kecam Invasi Rusia ke UkrainaSekjen PBB Kecam Invasi Rusia ke Ukraina'Seperti yang saya katakan sejak hari pertama, invasi Rusia ke Ukraina bertentangan dengan prinsip dan nilai sistem multilateral kita.'
Baca lebih lajut »

Lebih Pilih PBB, Zelensky Tolak Tiongkok Jembatani Perdamaian Ukraina dengan RusiaLebih Pilih PBB, Zelensky Tolak Tiongkok Jembatani Perdamaian Ukraina dengan RusiaPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak Tiongkok memediasi perdamaian Rusia dengan Ukraina. Negeri Tirai Bambu awalnya mengungkapkan kesediaannya menjadi mediator damai yang diumumkan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Baca lebih lajut »

PBB: Lebih dari 8.000 Warga Sipil di Ukraina Tewas dalam Perang |Republika OnlinePBB: Lebih dari 8.000 Warga Sipil di Ukraina Tewas dalam Perang |Republika OnlinePBB meyakini angka warga sipil yang tewas dalam perang sebagai puncak gunung es.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 04:53:38