Ukraina krisis listrik akibat serangan rudal Rusia. Pemadaman listrik terjadi di hampir seluruh negeri yang diprediksi hingga Maret mendatang.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Ukraina mengalami krisis listrik dan mendesak penduduk Kyiv, serta beberapa daerah lain untuk membatasi penggunaan listrik dalam upaya memulihkan jaringan listrik akibat serangan rudal Rusia. Nyaris seluruh wilayah Ukraina mengalami pemadaman listrik.
Kepala penyedia energi utama pada Senin menyampaikan bahwa warga Ukraina kemungkinan besar hidup dengan pemadaman listrik yang terjadi sehari-hari di seluruh negeri setidaknya sampai akhir Maret 2023. "Kerusakan sistematis pada sistem energi kita akibat serangan teroris Rusia sangat besar sehingga semua orang dan bisnis kita harus berhati-hati dan mendistribusikan kembali konsumsi mereka sepanjang hari, cobalah untuk membatasi konsumsi listrik pribadi Anda," lanjutnya.
Juru bicara Rusia, Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa pemadaman listrik dan serangan Rusia terhadap infrastruktur energi adalah konsekuensi dari Kyiv yang tidak mau bernegosiasi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengakuan Istri Tentara Sukarelawan Rusia: Ia Tak Tahu yang Dilakukannya di UkrainaPengakuan mengejutkan diungkapkan seorang istri dari tentara sukarelawan Rusia tentang kondisi suaminya di Ukraina.
Baca lebih lajut »
Iran Akan Bantu Rusia Bikin Drone untuk Perang UkrainaRusia dan Iran bergerak cepat untuk mentransfer desain dan komponen utama yang memungkinkan produksi drone dimulai dalam beberapa bulan.
Baca lebih lajut »
Sebut Rusia Gempur Wilayah Timur Ukraina, Zelensky: Hampir 400 Serangan - Pikiran Rakyat DepokRusia disebutkan menggempur wilayah timur Ukraina, Presiden Zelensky ungkap ada hampir 400 serangan.
Baca lebih lajut »
Rusia Serang Pembangkit Listrik, Zelensky Imbau Warga Ukraina Hemat EnergiZelensky mengatakan kerusakan dari serangan Rusia baru-baru ini terhadap instalasi energi Ukraina sangat besar.
Baca lebih lajut »