Presiden UEFA menyebutkan bahwa format turnamen mini Liga Champions membuat pertandingan menjadi lebih menarik.
TEMPO.CO, Jakarta - Format turnamen mini Liga Champions seperti musim ini kemungkinan akan dipertahankan untuk musim depan. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menilai format tersebut lebih membuat pertandingan lebih menarik.Ceferin menyatakan bahwa format turnamen mini yang diterapkan karena pandemi Covid-19 ternyata memberikan banyak kejutan. Karena itu, dia pun menyatakan akan memikirkan untuk mempertahankan format tersebut.
Akan tetapi dia menyadari bahwa format turnamen mini akan berdampak pada pendapatan hak siar. Pasalnya, dengan format seperti itu jumlah pertandingan akan terpangkas sehingga pemegang hak siar bisa meminta pengurangan pembayaran.'Jika satu tim mencetak gol maka yang lain harus mencetak gol secepat mungkin. Kalau sistem dua pertandingan maka masih ada waktu untuk memenangi pertandingan berikutnya, ”ucapnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PSG Vs Bayern Munchen, Ambisi Mbappe Beri Klub Prancis Trofi Liga ChampionsKylian Mbappe tak hanya ingin menorehkan sejarah, tapi juga ingin meluruskan fakta soal pilihannya gabung PSG pada 2017 lalu jelang melawan Bayern Munchen.
Baca lebih lajut »
Kala tim-tim 'liga petani' mendominasi Liga ChampionsTerma farmers league alias liga petani kerap dipakai oleh kalangan "suporter" sepak bola yang sibuk menjadi troll di dunia maya ketimbang ...
Baca lebih lajut »
Mourinho: PSG Sudah Gagal karena Belum Menangi Liga ChampionsParis St. Germain maju ke final Liga Champions untuk pertama kalinya. Jose Mourinho menilai PSG seharusnya sudah juara mengingat investasi yang gila-gilaan.
Baca lebih lajut »
Buat Mourinho, Ini yang Muluskan Langkah Bayern ke Final Liga ChampionsJose Mourinho tak terlalu terkejut Bayern Munich tampil begitu impresif di fase gugur Liga Champions. Ada satu hal yang jadi faktor kunci.
Baca lebih lajut »