Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Aditya Mufti Ariffin bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) menyerahkan beasiswa bagi 24 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Azhar Kalimantan Gunung Kupang, guna menuntut ilmu di Universitas Al Azhar Mesir
Wali Kota Aditya dan UAS sempat menghadiri tablig akbar dan meletakkan batu pertama di Masjid di Ponpes Nurul Azhar Kalimantan, Kecamatan Cempaka.
Setelah dua sesi kegiatan itu, UAS memberikan materi ceramah berisi pesan penting di hadapan ribuan jamaah yang hadir dari berbagai penjuru Kota Banjarbaru, Martapura dan lainnya. 2 dari 2 halamanRutin TahunanSaat menyampaikan ceramah keagamaan, UAS berjanji bakal datang setiap tahun ke Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, untuk melaksanakan kegiatan serupa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
UAS dan Wali Kota Banjarbaru serahkan beasiswa bagi 24 santri ke MesirWali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Aditya Mufti Ariffin bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) menyerahkan beasiswa bagi 24 santri ...
Baca lebih lajut »
UAS Tegas Bela Warga Pulau Rempang: Mereka Bukan Pengedar Narkoba dan KoruptorUstaz Abdul Somad (UAS) buka suara terkait tentang polemik warga Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau untuk proyek strategis nasional (PSN) Eco City.
Baca lebih lajut »
Perkuat Intervensi Sensitif untuk Turunkan Tengkes di KalselPemerintah daerah di Kalsel dituntut memperkuat intervensi sensitif untuk menurunkan angka prevalensi tengkes. Saat ini, prevalensi tengkes di Kalsel masih di atas rata-rata nasional.
Baca lebih lajut »
Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru Mulai Terdampak Kebakaran Lahan GambutSelain di kawasan bandara, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga terjadi di sejumlah titik wilayah Kalsel.
Baca lebih lajut »
Kementan Ajak Petani Kalsel Kembangkan Usaha dengan KUR SyariahKementan mengajak petani di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengembangkan usaha dengan KUR Syariah.
Baca lebih lajut »