Nasib malang dialami oleh nenek di Malaysia setelah uang tabungan hajinya sebesar 30.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp99,5 juta) dirusak oleh rayap.
Cucunya, Muhammad Khairul Azhar Mat Nawi, menuturkan neneknya, Zainab Sulong atau akrab disapa Mek Nab, menabung uang dari usaha kue skala kecil selama beberapa tahun terakhir.
“Nenek saya memang sudah berumur 72 tahun. Kemungkinan beliau merasa lebih mudah menabung di rumah daripada di bank,” tambahnya, sebagaimana diberitakanAzhar menyampaikan, pihak keluarga mengetahui tabungan sang nenek dimakan rayap setelah ibunya, Zainab Rahim menceritakan temuan tersebut di grup WhatsApp keluarga pada Jumat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PDIP Masih Belum Putuskan Nasib Cinta Mega, Tunggu Klarifikasi DPD DKIKetua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun mengatakan pihaknya telah memeriksa anggota DPRD DKI Jakarta Cinta Mega.
Baca lebih lajut »
PDIP Belum Putuskan Nasib Cinta Mega, Akan Klarifikasi DPD DKI Jakarta Lebih DuluAnggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Cinta Mega yang diduga kedapatan main game judi slot saat rapat paripurna telah diperiksa oleh DPP PDIP Bidang Kehormatan.
Baca lebih lajut »
Karut-marut Ponpes Al-Zaytun, Bagaimana Nasib Santri?Terkait dengan Ponpes Al-Zaytun, Kemenag akan fokus terhadap pemenuhan hak belajar santri
Baca lebih lajut »
Nasib Bripda IMS dan Bripka IG Usai Bripda Ignatius Tewas TertembakBripda IMS dan Bripka IG menjadi tersangka kasus penembakan terhadap Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage yang terjadi di Cikeas.
Baca lebih lajut »
Nasib Tragis Model Majalah Dewasa RI, Hidup Susah di Masa TuaNasib model majalah dewasa RI berakhir miris saat tua. Simak kisahnya!
Baca lebih lajut »
POPULER HARI INI: Isi Perpres Jurnalisme Berkualitas hingga Nasib 2 Polisi Tersangka Penembakan Bripda IDFBerikut lima artikel populer di kalangan pembaca Pikiran-rakyat.com pada Sabtu 29 Juli 2023. Simak artikel lain selengkapnya.
Baca lebih lajut »