Rencana pembelian Twitter oleh miliuner Elon Musk memasuki babak baru, alih-alih segera berpindah tangan, Musk justru ingin mundur dari pembelian tersebut
memasuki babak baru, alih-alih segera berpindah tangan, Musk justru ingin mundur dari perjanjian senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat tersebut.
"Twitter mengklaim bahwa >95 persen pengguna aktif harian adalah manusia sungguhan. Ada yang punya pengalaman serupa?" cuit Musk, sambil menyertakan pilihan jajak pendapat emoji tertawa dan robot.dan SpaceX ini juga beralasan Twitter tidak memenuhi kewajiban mereka untuk mempertahankan hal-hal substansial yang sekarang ada di perusahaan, salah satunya soal talenta.
"Dewan Twitter berkomitmen menyelesaikan transaksi sesuai dengan harga dan syarat yang disepakati dengan Tuan Musk dan berencana menempuh langkah hukum untuk menegakkan perjanjian merger. Kami yakin akan menang di Pengadilan Negeri Delaware," kata Taylor.Dalam waktu yang singkat, Twitter menggandeng firma hukum Wachtell, Lipton, Rosen and Katz untuk menangani masalah ini. Firma hukum ini rupanya pernah menjadi penasihat hukum Elon Musk pada 2018.
Drama pembelian Twitter ini masih berlanjut. Tidak lama setelah pernyataan Twitter menuntut balik ke pengadilan, Elon Musk mencuit yang diduga respons terhadap isu tersebut. Musk, setelah mengumumkan rencana pembelian, juga pernah mengatakan media sosial Truth, milik perusahaan Donald Trump, ada karena Twitter menyensor kebebasan berbicara.Jika Musk mundur dari rencana pembelian perusahaan ini, dia tentu tidak bisa pergi begitu saja. Ada konsekuensi hukum yang harus dia tanggung jika dia membatalkan kesepakatan ini.
Biaya ganti rugi menurut kesepakatan tersebut senilai 1 miliar dolar AS sehingga jika Musk mundur begitu saja, kemungkinan dia harus mengeluarkan uang senilai itu untuk ganti rugi kepada Twitter.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Twitter Siapkan Diri Tuntut Elon MuskRADARSOLO.ID - Twitter Inc menggandeng firma hukum di Amerika Serikat, Wachtell, Lipton, Rosen and Katz, untuk menuntut Elon Musk karena tidak jadi membeli perusahaan media sosial itu.
Baca lebih lajut »
Twitter siap-siap tuntut Elon MuskTwitter Inc gandeng firma hukum di Amerika Serikat, Wachtell, Lipton, Rosen and katz, untuk menuntut Elon Musk karena tidak jadi membeli perusahaan media sosial itu.
Baca lebih lajut »
Batal Diakuisisi, Twitter Bentuk Tim Hukum untuk Tuntut Elon MuskTwitter Inc. disebut telah menyewa tim pengacara merger dan akuisisi (M&A) kelas berat Wachtell, Lipton, Rosen & Katz untuk menuntut orang terkaya di bumi itu.
Baca lebih lajut »
Batal Beli Twitter, Elon Musk Akan Digugat di PengadilanTwitter akan menggugat Elon Musk ke pengadilan, karena batal mengakuisisi perusahaan itu. Transparansi soal jumlah akun bot jadi penyebabnya.
Baca lebih lajut »
Twitter Siap Tuntut Elon Musk, Bentuk Tim Hukum M&A Kelas Berat | Ekonomi - Bisnis.comTwitter akan mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Delaware pekan ini karena Elon Musk membatalkan rencana pengambilalihan saham perusahaan media sosial tersebut.
Baca lebih lajut »
Tak Jadi Membeli, Twitter Akan Tuntut Elon MuskTwitter Inc menggandeng firma hukum di Amerika Serikat, Wachtell, Lipton, Rosen and katz, tuntut Elon Musk karena tidak jadi membeli perusahaan media sosial itu
Baca lebih lajut »