Twitter Inc menutup sementara kantor-kantornya pada hari Jumat (4/11) setelah menyampaikan kepada karyawan bahwa mereka akan diberitahu melalui email pada hari itu mengenai apakah mereka di-PHK.
Twitter Inc menutup sementara kantor-kantornya pada hari Jumat setelah menyampaikan kepada karyawan bahwa mereka akan diberitahu melalui email pada hari itu mengenai apakah mereka di-PHK.
“Dalam upaya menempatkan Twitter di jalur yang sehat, kami akan melakukan proses sulit mengurangi tenaga kerja global kami pada hari Jumat,” kata email itu yang dikirim hari Kamis dan dilihat oleh Reuters. Tim moderasi konten perusahaan itu diperkirakan akan menjadi target pemangkasan, demikian cuit berisi dugaan para karyawan Twitter pada hari Jumat. Musk telah berjanji akan memulihkan kebebasan berbicara sambil mencegahnya Twitter menjadi hellscape, atau tempat kerja yang sangat tidak menyenangkan.Para karyawan Twitter melampiaskan perasaan frustrasi mereka mengenai PHK itu di jejaring sosial, dengan menggunakan tagar #OneTeam.
Roth adalah eksekutif paling senior yang memberi pesan terbuka dengan cuitan dukungan kepada staf yang kehilangan pekerjaan mereka. Ia juga tampaknya masih menduduki posisinya. Pekan lalu, Musk mendukung Roth, yang ia sebut “berintegritas tinggi” setelah ia menarik perhatian terkait cuitan yang kritis terhadap mantan Presiden AS Donald Trump beberapa tahun sebelumnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mengenal Bluesky, Garapan Anyar Pendiri TwitterSementara ini banyak yang menyebut Bluesky sebagai cabang dari Twitter, benarkah?
Baca lebih lajut »
India Lebih Pilih Minyak Sawit Malaysia Dibanding IndonesiaKebijakan pelarangan ekspor sementara minyak sawit mentah atau CPO dan turunannya berdampak hingga Pakistan. Sementara, India telah berpaling ke Negeri Jiran, Malaysia.
Baca lebih lajut »
Twitter akan melakukan PHK massal setelah pengambilalihan Elon Musk - BBC News IndonesiaTwitter akan lakukan PHK massal setelah Elon Musk membelinya - siapa pucuk pimpinan yang dipecat?
Baca lebih lajut »