Kementerian Pertahanan Turki mengklaim serangan mereka telah menghancurkan 181 target 'kelompok teror' Kurdi.
TURKI melancarkan serangan besar-besaran terhadap wilayah yang dikuasai Kurdi di barat laut Suriah, Rabu dengan melakukan pengeboman yang dilanjurkan dengan invasi pasukan darat.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan serangan itu lewat Twitter. Tidak lama berselang, jet dan serangan artileri dilancarkan terhadap posisi Kurdi di perbatasan. Hal itu menyebabkan ribuan warga sipil melarikan diri.Pengamat yang bermarkas di Inggris Syrian Observatory for Human Rights mengatakan 16 milisi Kurdi tewas dalam serangan itu.Serangan Turki itu sudah diramalkan sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Minggu , mengumumkan menarik pasukan AS dari perbatasan Suriah.
Meski begitu, serangan Turki itu memicu kecaman internasional serta dijadwalkannya sidang darurat di Dewan Keamanan PBB pada Kamis .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Turki Segera Mulai Serangan Militer Sasar Kurdi di SuriahTurki menggelar operasi militer dengan dalih memerangi kelompok teroris di Suriah.
Baca lebih lajut »
Persiapan Lengkap, Turki Bersiap Menginvasi Kurdi di SuriahLaporan media Suriah menyebut Turki sudah melakukan serangan udara di perbatasan Suriah-Irak, semalam. Militer Ankara bersiap...
Baca lebih lajut »
Trump Ancam Hancurkan Perekonomian Turki jika Serang KurdiPresiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan perekonomian Turki jika negara itu benar-benar melakukan serangan ke kelompok Kurdi di Suriah.
Baca lebih lajut »
Turki Bersiap Menginvasi Kurdi di SuriahMiliter Turki bersiap menginvasi Suriah dengan target kelompok Kurdi. Kementerian Pertahanan Turki mengonfirmasi seluruh...
Baca lebih lajut »
Iran Desak Turki tidak Lanjutkan Serangan ke KurdiZarif mendesak Turki menghormati integritas dan kedaulatan Suriah.
Baca lebih lajut »
Trump Bantah Mengabaikan Kurdi Suriah di Tengah Rencana Operasi Militer TurkiTrump menyebut 'tindakan militer tak perlu' bakal menghancurkan ekonomi Turki.
Baca lebih lajut »