Puluhan ribu orang mengungsi dari rumah mereka di Suriah utara, seiring serangan pasukan Turki terhadap wilayah-wilayah yang dikuasai Kurdi di seberang perbatasan.
Turki menganggap milisi Kurdi yang tergabung dalam Pasukan Demokratik Suriah sebagai"teroris" yang mendukung pemberontakan anti-Turki.
Banyak pihak di AS, termasuk beberapa sekutu Trump di Partai Republik, mengatakan penarikan pasukan sama dengan memberi Turki lampu hijau untuk melancarkan serangan. Buswell mengatakan tim IRC tetap berada di lapangan, meskipun laporan lain mengatakan sebagian organisasi bantuan telah mundur sampai ke wilayah Turki.
Tapi di Turki, ada dukungan luas untuk operasi itu. Seorang kepala suku di perbatasan menyebutnya sebagai"hari yang bagus untuk Turki". Syrian Observatory mengatakan sedikitnya 29 pejuang SDF tewas, bersama dengan sedikitnya 17 pemberontak Suriah yang didukung Turki dari Tentara Suriah Merdeka.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Serangan Turki di Suriah Tewaskan 15 OrangLaporan mengatakan setidaknya delapan dari 15 yang tewas di wilayah yang dikuasai Kurdi di wilayah timur laut Suriah adalah warga sipil.
Baca lebih lajut »
Kurdi Suriah Bom Kota Turki, 5 Orang Termasuk Bayi Usia 9 Bulan TewasBayi sembilan bulan yang tewas dilaporkan merupakan warga negara Suriah.
Baca lebih lajut »
Restu AS untuk Turki di Suriah dan Ancaman Kebangkitan ISISKeputusan AS menarik pasukan di perbatasan Suriah-Turki dinilai semakin membuka peluang Presiden Erdogan untuk menyerang kelompok Kurdi di sana.
Baca lebih lajut »
Jika Turki invasi Suriah utara, apakah ISIS akan bangkit?Penarikan mundur pasukan Amerika Serikat dari Suriah utara membuka jalan bagi Turki untuk melancarkan operasi militer terhadap milisi Kurdi di Suriah. Namun, yang belum jelas, apa yang akan terjadi terhadap para petempur ISIS dan keluarga mereka yang kini ditahan di penjara dan kamp-kamp Kurdi?
Baca lebih lajut »