Aksi demo di Hong Kong membuat wisatawan China tidak bisa berbelanja.
REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Aksi demo membuat banyak wisatawan China batal berbelanja Hong Kong. Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Singapura menjadi pilihan bagi wisatawan China untuk berbelanja.
Sebagai contoh, Solca mengatakan pembuat jaket musim dingin Moncler memiliki sekitar 30 persen lebih sedikit toko di China daripada Gucci atau Vuitton."Beberapa orang China dapat memutuskan untuk membeli lebih sedikit barang atau hanya menunggu protes berakhir, kapan pun itu terjadi," kata Solca.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemandu wisata San Francisco dihukum karena kirim rahasia AS ke ChinaSeorang pemandu wisata San Francisco, Xuehua Peng, dihukum atas tuduhan sebagai agen pemerintah China yang mengambil rahasia negara Amerika Serikat (AS) dari ...
Baca lebih lajut »
Pemandu Wisata Dihukum karena Kirim Rahasia AS ke ChinaPemandu wisata tersebut bisa dijerat dengan hukuman penjara maksimum 10 tahun.
Baca lebih lajut »
Pulau Komodo tidak Ditutup, Tapi Kunjungan Turis DibatasiPembatasan kunjungan turis ke Pulau Komodo dilakukan dengan sistem kartu membership.
Baca lebih lajut »
Siap-Siap, Turis Tiongkok Bakal Membanjiri Indonesia Pekan IniLibur nasional perayaan berkuasanya Partai Komunis bakal dimanfaatkan WN Tiongkok untuk berlibur ke luar negeri, termasuk Indonesia turisTiongkok
Baca lebih lajut »
Arab Saudi Berlakukan Aturan Kesopanan Bagi TurisTuris wanita tidak harus berhijab tapi diminta sopan menutup bahu dan lututnya.
Baca lebih lajut »
Luncurkan Visa Turis, Arab Saudi Longgarkan Aturan BerpakaianSelain tak perlu lagi mengenakan abaya, turis wanita juga diizinkan datang untuk wisata solo di Arab Saudi.
Baca lebih lajut »