Tur virtual berguna untuk menggugah wisatawan agar bisa berkunjung ke destinasi wisata secara langsung.
Liputan6.com, Jakarta - Pandemi corona Covid-19 telah melahirkan berbaaagai tantanan baru dengan maraknya penggunaan teknologi digital. Hal tersebut juga terjadi dalam wisata dengan kehadiran tur virtual yang memiliki potensi sangat besar.
Dengan tur virtual, para pelajar akan menjangkau banyak tempat dengan biaya yang murah. Selain itu, dari segi pembelajarannya pun bisa tercapai. 2 dari 3 halamanMenggugah untuk Datang LangsungSaat ini sudah banyak operator yang menyelenggarakan tur virtual saat pandemi. Sementara pihak Kemenparekraf, bertugas untuk menguatkan keberadaan tur virtual tersebut.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Kemenparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya mengatakan ada hikmah di balik Covid-19."Berbicara digital, mau tidak mau ini pilihan kita di masa yang akan datang di masa pascacovid ini. Kami sudah melakukan pelatihan-pelatihan berbentuk hybrid, perpaduan pelatihan online dan offline," ujar Wisnu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pagi Ini Jalur Puncak Bogor Mulai Diberlakukan Satu ArahPolisi memprediksi puncak wisatawan yang datang ke kawasan Puncak Bogor terjadi hari ini. PuncakBogor
Baca lebih lajut »
Pengunjung Membludak, Petugas Gabungan Lakukan Pendisiplinan |Republika OnlineTak bawa masker, petugas langsung mengevakuasi wisatawan ke luar dari kawasan wisata.
Baca lebih lajut »
Undang Ulama Saat Misa, Pastor Ini Disebut Pengkhianat |Republika OnlinePastor itu jadi sasaran fitnah dan hinaan secara langsung dan virtual.
Baca lebih lajut »
Tata Dulu Infrastrukturnya, Baru Promosi Besar-besaranPenataan infrastruktur yang terpadu akan membuat wisatawan mau kembali berkunjung ke lokasi pariwisata.
Baca lebih lajut »
Ratusan Personel Disiagakan di Destinasi Wisata Pangandaran |Republika OnlineDiprediksi kunjungan wisatawan ke Pangandaran akan mengalami peningkatan
Baca lebih lajut »