Pelatih PSG, Thomas Tuchel, kecewa dengan kekalahan timnya di final Liga Champions. Tuchel menilai hasil akhir akan berbeda jika PSG unggul lebih dulu.
Namun, penyelesaian akhir yang kurang akurat dan performa apik Manuel Neuer di bawah mistar gawang Bayern menggagalkan upaya PSG untuk mencetak gol. Kegagalan PSG dalam memanfaatkan peluang akhirnya 'dihukum' Bayern lewat gol Coman.
"Kami memberi segalanya. Kami meninggalkan hati dan semuanya di atas lapangan. Anda bisa menduga itu di final, tapi tidak ada lagi," ujar Tuchel seperti dikutip situs resmi UEFA. "Ada perbedaan satu gol di antara dua tim superkuat ini. Saya bangga dengan mentalitas dan bagaimana kami bermain dalam beberapa laga terakhir. Itulah yang bisa Anda minta sebagai pelatih. Ya, saya kecewa, tapi tidak terlalu."
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Final Liga Champions PSG Vs Bayern, Kylian Mbappe Ingin Cetak Sejarah'Saya selalu berkata bahwa saya ingin menulis sejarah sepak bola Perancis. Saya memiliki kesempatan untuk melakukannya besok,' kata Mbappe.
Baca lebih lajut »
PSG Vs Bayern Munchen di Final Liga Champions: Kylian Mbappe Berpeluang Cetak SejarahStriker PSG Kylian Mbappe berpeluang mencetak sejarah sebagai pemain Prancis pertama yang meraih trofi Liga Champions dengan klub di negaranya dalam 27 tahun terakhir.
Baca lebih lajut »
Final Liga Champions, PSG Vs Bayern, Kingsley Coman Cetak GolGol pertama Bayern diciptakan Kingsley Coman pada menit ke-59.
Baca lebih lajut »
Punya Neymar, Di Maria, dan Navas, Tuchel Yakin PSG Juara |Republika OnlineLaga akan digelar dini hari nanti WIB.
Baca lebih lajut »
Tuchel Optimistis PSG Mampu Lawan Muenchen di Final Liga ChampionsSkuat PSG saat ini ada Neymar dan Angel Di Maria yang masing-masing sempat sekali juara bersama Barcelona (2015) dan Real Madrid (2014).
Baca lebih lajut »