Kabar sedih dari pesaing TikTok di India. PHK 20 persen karyawan, padahal perusahaannya didukung Google, Twitter, dkk. Simak kisahnya!
Menginformasikan keputusan baru kepada karyawannya, CEO ShareChat, Ankush Sachdeva mengatakan dalam memo internal bahwa langkah tersebut adalah untuk memastikan kesehatan keuangan dan umur dari startup tersebut.
Eksekutif tersebut juga mencatat bahwa startup mengalami puncak pertumbuhan pasari di 2021 dan meremehkan durasi serta intensitas tekanan likuiditas global di tahun berikutnya., Selasa , juru bicara ShareChat mengonfirmasi PHK tersebut, dan mengatakan bahwa keputusan itu diambil setelah banyak pertimbangan.
Juga mengingat konsensus pasar yang berkembang, bahwa sentimen investasi akan tetap sangat berhati-hati sepanjang tahun ini. "Sejak diluncurkan delapan tahun lalu, ShareChat dan aplikasi video pendek kami Moj telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Namun, meski kami terus tumbuh, ada beberapa faktor makro eksternal yang memengaruhi biaya dan ketersediaan modal," kata juru bicara tersebut.
"Dengan mengingat faktor-faktor ini, kami perlu mempersiapkan perusahaan untuk bertahan melalui angin sakal. Oleh karena itu, kami harus mengambil beberapa keputusan yang paling sulit dan menyakitkan dalam sejarah kami sebagai sebuah perusahaan dan harus melepaskan sekitar 20% dari karyawan kami yang sangat berbakat yang telah bersama kami dalam perjalanan
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
'Tsunami' PHK Lagi, Bank Raksasa Mau Pangkas 10% Karyawan'Tsunami' pemutusan hubungan kerja (PHK) di lembaga keuangan raksasa masih terus terjadi.
Baca lebih lajut »
Sedih, Karyawan Startup Ini Kena PHK Tanpa PesangonStartup mitra Netflix yang baru IPO pada awal 2022 lalu kini PHK 50 persen karyawan tanpa pesangon. Simak cerita lengkapnya!
Baca lebih lajut »
Antisipasi PHK Massal Imbas Resesi, BUMN Siapkan Jurus AndalanResesi ekonomi global mengancam terhambatnya penyerapan tenaga kerja, bahkan berpotensi terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Baca lebih lajut »
Saat Jokowi Malam-malam Kunjungi Grand Indonesia, Beli Dasi dan Kemeja, Lanjut Makan di Food CourtJokowi datang ke Grand Indonesia untuk mengecek aktivitas ekonomi di mal. Ia menyapa para pengunjung dan berbelanja di toko merek lokal.
Baca lebih lajut »
152 Ribu Pekerja IT Di PHK di 2022, Amazon Segera Mulai Lagi di 2023Ketidakpastian ekonomi global menyebabkan banyak perusahaan melakukan PHK besar-besaran di seluruh dunia, tak terkecuali sektor IT.
Baca lebih lajut »
Badai PHK Produsen Reebok dan Nike di Tangerang, Pabrik Sepi Pedagang Gigit JariProdusen sepatu merek Reebok dan Nike yakni PT Victory Chingluh Indonesia terpaksa melakukan PHK terhadap 5.000 pekerja sebagai imbas pandemi.
Baca lebih lajut »