Pernyataan ini sekaligus menepis kekhawatiran banyak pihak soal akan mandeknya perundingan nuklir, pasca peluncuran terbaru...
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan nuklir yang direncanakan dengan Korea Utara akan tetap dilanjutkan. Pernyataan ini sekaligus menepis kekhawatiran banyak pihak soal akan mandeknya perundingan nuklir, pasca peluncuran terbaru rudal balistik yang dilakukan Korut beberapa hari lalu.
"Mereka ingin berbicara dan kami akan berbicara dengan mereka," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Kamis . Ini adalah tanggapan pertama Trump usai uji coba rudal yang diduga banyak pihak diluncurkan Korut dari kapal selam. "Kita akan lihat," tambah Trump, ketika ditanya apakah tes nuklir Korut adalah sebuah tindakan yang dianggapnya sudah terlalu melewati batas. Peluncuran itu adalah yang paling penting, sejak Pyongyang pertama kali memulai dialog dengan Washington pada 2018 tentang tekanan untuk melepaskan senjata nuklirnya.Trump juga mengatakan, dia melihat tidak ada masalah dengan serangkaian tes roket jarak pendek yang dilakukan sebelumnya oleh Korut.
Sementara sejumlah analis mengatakan, kemampuan baru rudal Korut menandai langkah signifikan dalam meningkatkan program nuklir mereka."Kami menilai bahwa itu adalah rudal balistik jarak pendek hingga menengah. Dan, saya akan mengatakan bahwa kami tidak memiliki indikasi bahwa itu diluncurkan dari sebuah kapal selam, melainkan sebuah platform berbasis laut," seorang juru bicara militer AS, Kolonel Pat Ryder, kepada wartawan.
Kemampuan meluncurkan rudal berbasis kapal selam terbukti akan membawa persenjataan Korut ke tingkat yang baru, yang memungkinkan penyebaran lebih jauh senjata pemusnah masssal, melampaui semenanjung Korea. Peluncuran itu terjadi di tengah kesepakatan pembicaraan tingkat kerja antara Pyongyang dan Washington yang dijadwalkan untuk dilanjutkan akhir pekan ini.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
45 Persen Warga Dukung Pemakzulan TrumpAngka ini lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang sebesar 37 persen.
Baca lebih lajut »
Trump: Ini Bukan Pemakzulan, tapi KudetaTrump dinilai menyelewengkan kekuasaan dan meminta bantuan pada pemerintah asing.
Baca lebih lajut »
Ukraina Selidiki Mantan Jaksa Penuntut terkait Skandal TrumpUkraina hari Selasa membuka penyelidikan tentang kemungkinan penyalahgunaan kekuasaan oleh Yuriy Lutsenko, mantan jaksa penuntut yang disebut sebagai seorang tokoh dalam keluhan whistleblower (pelapor
Baca lebih lajut »
Trump Sebut Pemakzulan sebagai Upaya KudetaPresiden Amerika Serikat, Donald Trump, menganggap proses pemakzulan terhadap dirinya sebenarnya merupakan upaya kudeta.
Baca lebih lajut »
Trump Sebut Upaya Pemakzulan Sebagai KudetaAdapun Pompeo menuding tiga pemimpin komite DPR AS dari Partai Demokrat melakukan pemakzulan sebagai upaya mengintimidasi dan mengancam integritas Departemen Luar Negeri AS.
Baca lebih lajut »
Mike Pompeo Tolak Saksi untuk Pemakzulan TrumpUpaya mengintimidasi saksi termasuk menghalangi penyelidikan pemakzulan.
Baca lebih lajut »