Presiden Trump mengatakan dirinya mengonsumsi hidroksiklorokuin untuk menangkal virus corona. Padahal obat malaria itu tidak terbukti ampuh melawan Covid-19.
Uji coba plasma darah penyintas Covid-19 sudah dimulai di Indonesia, namun 'bukan sebagai pengobatan massal'Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit , mengatakan tidak ada bukti obat-obatan atau jenis terapi yang bisa mencegah atau menangani Covid-19.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS bulan lalu merilis arahan bahwa hidroksiklorokuin"tidak tampak aman dan efektif". FDA mengutip sejumlah laporan bahwa obat tersebut bisa menyebabkan masalah ritme jantung pada pasien-pasien Covid-19. Lembaga itu mewanti-wanti agar obat tersebut tidak digunakan di luar rumah sakit. Izin telah dikeluarkan untuk penggunaan sementara jika uji klinis tidak bisa dilakukan.Saat ditanya apakah staf dokter Gedung Putih merekomendasikan agar dirinya mengonsumsi obat itu, Trump mengaku telah bertanya soal itu. "Saya bertanya kepadanya, 'bagaimana menurutmu?' Dia berkata, 'ya kalau Anda menginginkannya'. Saya bilang, 'Ya, saya menginginkannya.'" Sang presiden mengklaim dirinya mengalami"nol gejala" virus corona dan sering diuji. Dia menambahkan, dirinya juga mengonsumsi suplemen zinc harian."Mungkin [berdampak], mungkin tidak. Tapi jika tidak, Anda tidak akan sakit dan mati." Ditambahkannya:"Saya sudah mendengar banyak cerita bagus dan jika tidak bagus, saya katakan saya tidak akan sakit oleh karenanya." Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada bukti definitif terhadap efektivitas Klorokuin, tetapi uji coba berkelanjutan sedang dilaksanakan. Trump menepis berbagai laporan mengenai efek samping buruk akibat mengonsumsi hidroksiklorokuin. Menurutnya,"satu-satunya hal negatif" yang dia dengar adalah dari sebuah kajian yang mencermati ketika obat itu diberikan kepada"orang dalam kondisi yang luar biasa parah". Dia juga mengklaim bahwa"laporan yang sangat tidak saintifik" dilakukan oleh"orang-orang yang bukan fans Trump". Trump tampaknya merujuk pada kajian awal pada April lalu terhadap sejumlah pasien Covid-19 di rumah sakit yang dikelola pemerintah AS untuk para veteran militer. Kajian itu menyebut hidroksiklorokuin tidak punya faedah dan bahkan mungkin menyebabkan kematian lebih banyak. "Saya mendapat berita positif yang luar biasa mengenai hidroksi, dan saya katakan.apa salahnya?" kata Trump."Pada suatu titik, saya akan berhenti." Selama beberapa pekan terakhir Trump selalu mendorong obat tersebut sebagai obat yang berpotensi mencegah atau menyembuhkan pasien-pasien Covid-19, meski sejumlah pejabat pemerintah di bidang kesehatan memberi peringatan.Menurut para dokter, obat itu punya potensi menimbulkan efek samping, termasuk gejala gagal jantung, pemikiran bunuh diri, serta tanda-tanda penyakit liver.Dua kajian terkini, yang keduanya melibatkan sekitar 1.400 pasien Covid-19 di New York, tidak menemukan manfaat apapun dari konsumsi hidroksiklorokuin. Kajian lainnya yang dilakoni beberapa peneliti Prancis melibatkan 84 pasien rumah sakit yang mengonsumsi obat itu dan 97 lainnya yang menjalani perawatan standar. Hasilnya, hidroksiklorokuin disebut tidak punya dampak lebih baik atau lebih buruk. Bulan lalu, Asosiasi Medis Amerika, Asosiasi Apoteker Amerika, dan Komunitas Apoteker Sistem Kesehatan Amerika, merilis pernyataan bersama yang menentang penggunaan hidroksiklorokuin serta beberapa obat lainnya sebagai pencegahan Covid-19. Maish pada bulan April, mantan direktur badan vaksin pemerintah AS, Dr Rick Bright, mengklaim bahwa dirinya dipecat karena menolak mempromosikan hidroksiklorokuin. Departemen Kesehatan menolak tudingan Dr Rick Bright. Presiden Trump menyebutnya karyawan yang"tidak puas".
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Obat Virus Corona yang Dipromosikan Trump Picu Risiko KematianHydroxychloroquine, yang pernah dipromosikan Donald Trump sebagai obat ampuh untuk pasien virus corona, ternyata meningkatkan risiko kematian.
Baca lebih lajut »
Trump: Kembali Beraktivitas Dengan atau Tanpa VaksinPresiden AS Donald Trump meluncurkan 'Operation Warp Speed,' sebuah proyek pengembangan vaksin virus corona menjelang akhir tahun ini, sambil bertekad untuk membuka kembali perekonomian dengan atau ta
Baca lebih lajut »
Trump Klaim Minum Hidroksikloroquin Tiap HariBadan Pengawas Obat dan Makanan Amerika sebelumnya memperingatkan risiko serius obat ini pada jantung.
Baca lebih lajut »
Trump Mengaku Konsumsi HydroxychloroquineTrump sangat bernafsu mempromosikan hydroxychloroquine meski mayoritas dokter menegaskan obat itu tidak membantu pasien covid-19.
Baca lebih lajut »
Trump Mengaku Rutin Minum HydroxychloroquineTrump mengaku rutin minum hydroxychloroquine, meski badan pengawas obat serta pakar kesehatan AS meragukan khasiatnya untuk mencegah corona.
Baca lebih lajut »
Trump konsumsi obat malaria yang tidak terbukti keampuhannya untuk tangkal virus coronaPresiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan dirinya mengonsumsi hidroksiklorokuin untuk menangkal virus corona. Padahal, menurut sejumlah kajian, obat malaria itu tidak terbukti ampuh dalam melawan Covid-19.
Baca lebih lajut »




