Situasi di Kashmir saat ini rentan konflik.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah melakukan pembicaraan via telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, Senin . Sejumlah topik mereka bahas, termasuk tentang situasi Kashmir.
Pekan lalu, Gedung Putih merilis pernyataan dengan isi hampir serupa. “Presiden menyampaikan pentingnya India dan Pakistan mengurangi ketegangan melalui dialog bilateral mengenai situasi di Jammu dan Kashmir,” kata wakil juru bicara Gedung Putih Hogan Gidley. Ketegangan telah membekap Kashmir selama dua pekan terakhir. Penyebabnya adalah pencabutan status istimewa wilayah tersebut oleh India. Masyarakat Kashmir yang berada di bawah India memprotes keputusan New Delhi. Mereka menilai pencabutan status itu dapat mengubah komposisi demografis Kashmir yang mayoritas penduduknya adalah Muslim.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Trump Redam Ketakutan Krisis Keuangan ASDonald Trump telah mencoba untuk meyakinkan pasar tentang risiko jatuhnya Amerika Serikat (AS) ke dalam resesi keuangan...
Baca lebih lajut »
Ekonomi Terancam Goyah, Trump Tetap Keras KepalaTrump terlihat belum siap untuk mendapatkan kesepakatan dagang dengan Tiongkok. Padahal, ekonomi sudah diprediksi bakal goyah DonaldTrump
Baca lebih lajut »
Sinyal Donald Trump soal Pendampingnya di Pilpres AS 2020Pada Pemilu AS tahun 2016, Trump dan Pence dari Partai Republik berhasil mengalahkan Hillary Clinton dan Tim Kaine dari Partai Demokrat. DonaldTrump
Baca lebih lajut »
7 Fakta Menarik Greenland, Pulau Es yang Mau Dibeli TrumpGreenland, pulau besar yang berselimut es, mendadak ingin dibeli oleh Donald Trump. Berikut beberapa fakta menarik soal Greenland: Greenland DonaldTrump via detikinet
Baca lebih lajut »
Trump Emoh Berbisnis dengan Huawei, Alasan Keamanan NasionalPresiden Amerika Trump mengatakan isu dagang dengan perusahaan telekomunikasi asal Cina yaitu Huawei terbilang rumit.
Baca lebih lajut »
Trump Ancam Tiongkok Jika Tragedi Tiananmen Terulang di Hong KongTrump mengatakan hal tersebut dapat membahayakan negosiasi perdagangan AS-Tiongkok.
Baca lebih lajut »