Tren menikah di KUA bermula sejak pandemi Covid-19 merebak.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Semakin banyak pasangan muda memilih menikah di kantor urusan agama saja, tanpa menggelar resepsi megah atau pesta besar-besaran. Tren tersebut tidak hanya dijumpai di ibu kota, tetapi juga di sejumlah daerah.
Baca Juga Pandemi juga membuat banyak orang berhemat dan lebih sadar untuk mengatur keuangan. Hal itu lantaran cukup banyak kebutuhan tidak terduga yang perlu dianggarkan untuk aspek kesehatan, misalnya perlu melakukan tes antigen atau PCR. "Fenomena yang menurut saya bagus, karena anak muda sekarang lebih melek keuangan, berpikir praktis, tidak sekadar status dan gengsi," kata Metta saat dihubungi Republika.co.id, Selasa .
Sebagai informasi, biaya menikah di KUA gratis apabila dilangsungkan selama hari dan jam kerja. Berbeda halnya jika pengantin melaksanakan prosesi akad nikah di luar KUA dan di luar jam kerja, maka akan dikenakan biaya sebesar Rp 600 ribu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Nikah di KUA Jadi Tren, Syaratnya Cukup |em|Simpel|/em| |Republika OnlineMenikah di KUA juga dipermudah oleh pemerintah lewat Kementerian Agama (Kemenag).
Baca lebih lajut »
Tren Menikah di KUA Semakin Diminati Generasi Milenial di Kota Batu, Ini Alasannya |Republika OnlinePelaksanaan akad nikah di KUA dinilai lebih efektif dan efesien
Baca lebih lajut »
Sebanyak 27 Pasangan Nikah di KUA Banjarsari, Banyak Berkomentar Puas |Republika OnlineFasilitas pernikahan yang digunakan di KUA sudah memadai.
Baca lebih lajut »
Pro dan Kontra Nikah di KUA yang Jadi 'Dream Wedding' Gen ZKelebihan dan kekurangan menikah 'hanya' di KUA
Baca lebih lajut »
Vanilla Hijab: Bisnis Hijab Bergeliat, Pelaku Industri Makin Terdorong Kreatif |Republika OnlineVanilla Hijab mencoba menciptakan tren di samping mengikuti tren hijab.
Baca lebih lajut »
Tren Anak Muda Korsel Pakai Masker untuk Gaya, Bukan karena COVIDKorea Selatan akhirnya mencabut kebijakan memakai masker wajah minggu ini. Tetapi banyak anak muda Korea Selatan tetap ingin memakai masker.
Baca lebih lajut »